SEMARANG, RadarBangsa.co.id — Aktivitas di kawasan Pasar Relokasi Johar, Kota Semarang, sempat digegerkan dengan penemuan seorang warga meninggal dunia di area Blok E-5, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Minggu (19/4/2026) sore. Polisi bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus memastikan situasi tetap aman bagi pedagang dan pengunjung pasar.
Laporan diterima Polsek Gayamsari sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah menerima informasi, petugas piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Korban diketahui bernama Slamet Riyadi (60), pekerja swasta asal Kabupaten Klaten. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung sebelum kejadian.
Menurut saksi, sekitar pukul 14.00 WIB korban sempat berpamitan kepada istrinya untuk beristirahat di lapak jualannya. Namun saat hendak diajak pulang sekitar pukul 17.00 WIB, korban sudah tidak merespons dan dalam kondisi tidak bergerak.
Kondisi tersebut memicu kepanikan warga sekitar yang kemudian meminta bantuan petugas. Kehadiran polisi dinilai penting untuk mencegah kerumunan, menjaga ketertiban, dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas pasar lebih luas.
Petugas yang dipimpin Ka SPK Aiptu Artha K selanjutnya berkoordinasi dengan keluarga korban. Setelah mendapat penjelasan, pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah dan menolak proses visum, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai.
Sekitar pukul 19.00 WIB, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Klaten menggunakan ambulans relawan Semarang Timur. Proses evakuasi berlangsung tertib dan kondusif.
Langkah cepat aparat dalam penanganan peristiwa ini menjadi bagian penting dari pelayanan publik, terutama dalam merespons kejadian darurat di ruang umum. Selain memberi kepastian kepada keluarga korban, kehadiran petugas juga menjaga rasa aman masyarakat di pusat aktivitas ekonomi.
“Seluruh rangkaian penanganan dilakukan secara profesional dan humanis agar situasi tetap kondusif,” pungkas petugas di lokasi.
Penulis : Oki
Editor : Zainul Arifin


















Komentar