Warga Meninggal di Pasar Johar Semarang, Polsek Gayamsari Gerak Cepat Tangani Lokasi

Rabu, 22 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan penanganan di lokasi penemuan warga meninggal di Pasar Relokasi Johar, Minggu (19/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas melakukan penanganan di lokasi penemuan warga meninggal di Pasar Relokasi Johar, Minggu (19/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SEMARANG, RadarBangsa.co.id — Aktivitas di kawasan Pasar Relokasi Johar, Kota Semarang, sempat digegerkan dengan penemuan seorang warga meninggal dunia di area Blok E-5, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Minggu (19/4/2026) sore. Polisi bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus memastikan situasi tetap aman bagi pedagang dan pengunjung pasar.

Laporan diterima Polsek Gayamsari sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah menerima informasi, petugas piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Korban diketahui bernama Slamet Riyadi (60), pekerja swasta asal Kabupaten Klaten. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung sebelum kejadian.

Menurut saksi, sekitar pukul 14.00 WIB korban sempat berpamitan kepada istrinya untuk beristirahat di lapak jualannya. Namun saat hendak diajak pulang sekitar pukul 17.00 WIB, korban sudah tidak merespons dan dalam kondisi tidak bergerak.

Kondisi tersebut memicu kepanikan warga sekitar yang kemudian meminta bantuan petugas. Kehadiran polisi dinilai penting untuk mencegah kerumunan, menjaga ketertiban, dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas pasar lebih luas.

Petugas yang dipimpin Ka SPK Aiptu Artha K selanjutnya berkoordinasi dengan keluarga korban. Setelah mendapat penjelasan, pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah dan menolak proses visum, yang kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai.

Sekitar pukul 19.00 WIB, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Klaten menggunakan ambulans relawan Semarang Timur. Proses evakuasi berlangsung tertib dan kondusif.

Langkah cepat aparat dalam penanganan peristiwa ini menjadi bagian penting dari pelayanan publik, terutama dalam merespons kejadian darurat di ruang umum. Selain memberi kepastian kepada keluarga korban, kehadiran petugas juga menjaga rasa aman masyarakat di pusat aktivitas ekonomi.

“Seluruh rangkaian penanganan dilakukan secara profesional dan humanis agar situasi tetap kondusif,” pungkas petugas di lokasi.

Penulis : Oki

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru