Warga Trenggalek Haru Saksikan Perjuangan Polisi dalam Film Sayap-Sayap Patah 2

Selasa, 13 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan menghadiri nobar film Sayap-Sayap Patah 2 bersama masyarakat Trenggalek (ist)

Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan menghadiri nobar film Sayap-Sayap Patah 2 bersama masyarakat Trenggalek (ist)

TRENGGALEK, RadarBangsa.co.id – Suasana berbeda tampak di Bioskop New Star Cineplex Trenggalek yang berada di Gedung Serba Guna Kelutan, Selasa (13/5/2025). Puluhan pengunjung memadati ruang pemutaran film untuk mengikuti acara nonton bareng (nobar) film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia yang digagas oleh Polres Trenggalek.

Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang dihadiri langsung oleh Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., bersama Ketua Cabang Bhayangkari Trenggalek, Ny. Titik Ridwan. Nobar tersebut juga diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pemuda, pelajar, jurnalis, hingga para pengasuh dan santri pondok pesantren.

AKBP Ridwan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Polres Trenggalek dalam memperkuat sinergitas dan komunikasi dengan masyarakat. Menurutnya, pendekatan tidak selalu harus formal. Melalui kegiatan yang lebih santai seperti nonton bareng, jalinan emosional dan dialog dengan masyarakat bisa terbangun lebih baik.

“Membangun silaturahmi dan memperkuat soliditas eksternal bisa dilakukan dengan cara sederhana. Salah satunya ya melalui kegiatan nobar seperti ini. Apalagi filmnya menyentuh sisi kemanusiaan dan perjuangan aparat kepolisian dalam menjalankan tugas,” ungkap AKBP Ridwan.

Ia menambahkan, film berdurasi 1 jam 54 menit ini tidak hanya menyuguhkan cerita dramatis antara ayah dan anak, tetapi juga menggambarkan dinamika serta tantangan berat yang dihadapi anggota kepolisian. Mulai dari membagi waktu antara tugas dan keluarga, hingga menghadapi ancaman terorisme.

“Film ini memberikan banyak pelajaran penting. Tentang dedikasi, pengorbanan, dan nilai-nilai kekeluargaan yang harus tetap dijaga dalam tekanan tugas,” tuturnya.

Lebih lanjut, AKBP Ridwan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, persatuan, dan keamanan wilayah, demi mewujudkan Trenggalek yang damai dan kondusif.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi perekat antara Polres Trenggalek dan seluruh komponen masyarakat. Mari bersama-sama menjaga Kamtibmas,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari para peserta. Salah satunya datang dari Gus Zaki, Ketua PC GP Ansor Trenggalek sekaligus pengasuh Ponpes Al-Falah, Desa Kedunglurah, Pogalan.

Menurutnya, film tersebut memberikan pesan yang kuat mengenai bahaya radikalisme dan dampaknya terhadap masyarakat luas.

“Ini menjadi pelajaran penting. Terorisme adalah ancaman nyata yang bisa merusak sendi kehidupan. Film ini membuka mata kita akan pentingnya kewaspadaan dan kerja sama semua pihak,” ucapnya.

Sementara itu, Mila, salah seorang jurnalis lokal, mengaku sangat terkesan dengan sudut pandang yang disuguhkan film tersebut.

“Kita jadi tahu sisi lain dari kehidupan seorang polisi. Di balik tugas berat mereka, ada tanggung jawab sebagai ayah, suami, dan bagian dari keluarga. Semoga masyarakat bisa lebih menghargai perjuangan aparat,” ujarnya.
Film Sayap-Sayap Patah 2: Olivia merupakan sekuel dari film sebelumnya yang mengangkat tema perjuangan aparat kepolisian melawan terorisme. Disutradarai oleh Ferry Pei Irawan dan diproduksi oleh Denny Siregar Production, film ini mengangkat kisah Pandu, anggota Densus 88 yang harus menghadapi ancaman teroris setelah dalang teror bernama Leong dibebaskan dari penjara.

Tokoh utama Pandu yang diperankan oleh Arya Saloka harus menjaga anak semata wayangnya, Olivia (Myesha Lin), sambil menjalankan tugas penuh risiko. Film ini turut dibintangi oleh Iwa K sebagai Leong, Dara Sarasvati sebagai Suri (guru Olivia), Nugie sebagai Sadikin (atasan Pandu), dan sejumlah artis papan atas lainnya.

Cerita dibangun dengan atmosfer ketegangan yang kuat, namun tetap menyisipkan nilai-nilai keluarga, pengabdian, serta pengorbanan aparat negara dalam menjaga keselamatan publik.

Penulis : Ardi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru