11 Tersangka Ditangkap, 20,26 Gram Sabu Disita Polres Lamongan dalam 12 Hari

Jumat, 28 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para tersangka kasus narkotika yang diamankan Polres Lamongan dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, 12–23 Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Para tersangka kasus narkotika yang diamankan Polres Lamongan dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, 12–23 Agustus 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan menangkap 11 tersangka dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026 yang digelar selama 12 hari, 12 hingga 23 Agustus 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita narkotika jenis sabu dengan total berat 20,26 gram.

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd., mengatakan operasi dilakukan untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dalam operasi tersebut, sebanyak 11 tersangka berhasil ditangkap, terdiri dari 10 laki-laki dan 1 perempuan, dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat total 20,26 gram,” jelasnya.

Sebelas tersangka yang diamankan masing-masing AM (41), warga Brondong; MI (40), warga Maduran; DAW (41), warga Karangbinangun; RDS (23), warga Sawahan, Surabaya; dan JP (21), warga Tikung.

Selanjutnya B (42), warga Kenjeran, Surabaya; M (34) dan KJ (25), perempuan, yang diamankan di wilayah Balongpanggang, Gresik; AW (22) dan AF (21), warga Kembangbahu; serta AB (52), warga Maduran.

Para tersangka ditangkap di sejumlah lokasi berbeda selama pelaksanaan operasi. Mereka diduga terlibat dalam peredaran atau penjualan narkotika jenis sabu untuk memperoleh keuntungan.

Polres Lamongan mengimbau masyarakat tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Masyarakat juga diminta aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkotika.

“Jangan sekali-kali mencoba narkoba. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dari bahaya narkotika. Apabila mengetahui adanya peredaran narkoba, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” imbaunya.

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menekan peredaran narkotika dan melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkoba.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan
Berawal dari Masalah Kaos Kaki Siswa, Kepala MI di Lamongan Diduga Dipukul

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru