LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Jumlah perusahaan yang membuka lowongan kerja di Kabupaten Lamongan meningkat pada 2026. Pada saat yang sama, jumlah pencari kerja yang terdaftar di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) justru mengalami penurunan dibandingkan dua tahun sebelumnya.
Kepala Disnaker Kabupaten Lamongan Moch. Zamroni mengatakan, sepanjang 2026 terdapat 261 perusahaan yang membuka 427 lowongan kerja. Sementara jumlah pencari kerja yang tercatat sebanyak 1.285 orang.
“Jumlah perusahaan yang membuka lowongan kerja pada 2026 sebanyak 261 perusahaan dengan 427 lowongan, sedangkan pencari kerja yang tercatat sebanyak 1.285 orang,” katanya di Lamongan, Jawa Timur, Kamis (17/9).
Data Disnaker menunjukkan jumlah perusahaan yang membuka lowongan meningkat cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025 tercatat 116 perusahaan dengan 188 lowongan kerja.
Kenaikan juga terlihat jika dibandingkan dengan 2024. Saat itu, sebanyak 69 perusahaan membuka 297 lowongan kerja.
“Pada 2024, tercatat 69 perusahaan membuka 297 lowongan kerja. Artinya, jumlah perusahaan pembuka lowongan meningkat dalam dua tahun terakhir, meskipun jumlah lowongan sempat menurun pada 2025,” katanya.
Di sisi lain, jumlah pencari kerja yang terdaftar di Disnaker Lamongan menunjukkan tren berbeda. Pada 2024 tercatat 1.941 pencari kerja, kemudian turun menjadi 1.711 orang pada 2025 dan kembali menurun menjadi 1.285 orang pada 2026.
Dengan demikian, data tersebut menunjukkan peningkatan jumlah perusahaan yang membuka kesempatan kerja berjalan bersamaan dengan penurunan jumlah pencari kerja yang tercatat di Disnaker.
Zamroni mengatakan pihaknya akan terus melakukan pendataan terhadap pencari kerja dan perusahaan yang membuka lowongan. Langkah tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan kebutuhan tenaga kerja di Kabupaten Lamongan.
Sementara itu, data penempatan tenaga kerja sektor formal yang dipublikasikan Disnaker Lamongan juga menunjukkan peningkatan. Pada 2024 tercatat 1.848 orang ditempatkan di sektor formal, kemudian meningkat menjadi 2.028 orang pada 2025.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar