307 Personel Diterjunkan Amankan Pergantian Tahun di Lamongan

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto memimpin Apel Kesiapan Pengamanan Malam Pergantian Tahun Baru 2026 di Mapolres Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto memimpin Apel Kesiapan Pengamanan Malam Pergantian Tahun Baru 2026 di Mapolres Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Malam Pergantian Tahun Baru 2026 di Lapangan Apel Mapolres Lamongan, Rabu sore (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal pengamanan terpadu untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga saat puncak perayaan pergantian tahun.

Apel dipimpin langsung Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., dan diikuti Wakapolres, para pejabat utama Polres Lamongan, serta seluruh personel yang telah ditugaskan dalam pengamanan malam tahun baru. Sebanyak 307 personel Polres Lamongan disiagakan, diperkuat puluhan personel dari instansi terkait.

Kapolres Lamongan menegaskan, apel kesiapan bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan di lapangan. Menurut dia, malam pergantian tahun memiliki tingkat kerawanan tinggi karena meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat.

“Kami memprediksi adanya lonjakan aktivitas masyarakat di berbagai titik, mulai pusat kota, jalur protokol, kawasan wisata, fasilitas publik, tempat hiburan, hingga permukiman. Karena itu, pengamanan harus dilakukan secara optimal agar perayaan berlangsung aman, lancar, dan tertib,” ujar AKBP Agus Dwi Suryanto dalam amanatnya.

Ia menjelaskan, secara umum kondisi kamtibmas di Kabupaten Lamongan relatif kondusif, namun tetap dinamis. Peningkatan kepadatan lalu lintas dan aktivitas keramaian berpotensi memicu gangguan keamanan apabila tidak diantisipasi dengan tepat.

Sejumlah potensi kerawanan menjadi fokus pengamanan, di antaranya risiko kecelakaan lalu lintas akibat kepadatan kendaraan dan perilaku berkendara yang tidak tertib, konvoi kendaraan bermotor, penggunaan petasan dan kembang api yang melanggar ketentuan, serta penyalahgunaan minuman keras. Selain itu, potensi tindak kriminal konvensional seperti pencurian, penganiayaan, dan gangguan ketertiban umum pada jam-jam rawan malam hari juga menjadi perhatian utama.

“Personel harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Laksanakan tugas secara profesional, humanis, responsif, namun tetap tegas dalam menegakkan aturan,” kata Kapolres.

Faktor cuaca ekstrem yang kerap terjadi di akhir tahun juga diantisipasi. Kapolres mengingatkan kemungkinan dampak cuaca seperti hujan lebat, genangan, hingga gangguan infrastruktur jalan yang dapat memengaruhi keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas malam tahun baru.

Kapolres Lamongan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengamanan. Ia berharap koordinasi antara Polri dan instansi terkait dapat berjalan solid sehingga pengamanan dilakukan secara bermartabat dan proporsional.

“Semoga seluruh rangkaian perayaan malam tahun baru di Kabupaten Lamongan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami mohon doa agar seluruh personel diberikan perlindungan dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian,” ujarnya menutup amanat.

Usai apel, Kabag Ops Polres Lamongan melakukan plotting dan penempatan personel sesuai lokasi dan sasaran pengamanan yang telah ditetapkan. Apel kesiapan serupa juga dilaksanakan secara serentak di tingkat Polsek jajaran sebagai bentuk kesiapsiagaan menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Berita Terbaru