Air Irigasi Meluap ke Jalan Raya, Polisi Atur Lalu Lintas di Sukodadi Lamongan

Minggu, 11 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polsek Sukodadi mengatur arus lalu lintas di Jalan Lamongan–Sugio yang tergenang air. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Personel Polsek Sukodadi mengatur arus lalu lintas di Jalan Lamongan–Sugio yang tergenang air. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Luapan air irigasi akibat hujan deras mengganggu arus lalu lintas di Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Polisi turun langsung ke lapangan untuk mengatur kendaraan dan mencegah risiko kecelakaan di jalur utama Lamongan–Sugio.

Genangan air terpantau pada Sabtu pagi (10/1/2026) di sejumlah titik strategis, khususnya Jalan Raya Lamongan–Sugio di Desa Banjarejo serta ruas jalan sepanjang sekitar satu kilometer di depan pintu masuk Desa Siwalanrejo. Air meluber dari saluran irigasi di sisi jalan setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran lalu lintas. Pengendara roda dua dan roda empat harus melambat, bahkan sebagian sepeda motor mengalami mogok setelah menerjang genangan air dengan ketinggian bervariasi.

Personel Polsek Sukodadi yang sedang berpatroli segera melakukan pengaturan arus lalu lintas serta membantu pengendara yang kesulitan melintas. Fokus pengamanan dilakukan untuk mencegah kemacetan dan meminimalkan potensi kecelakaan.

Kapolsek Sukodadi IPTU Moch. Sokep, S.H. mengatakan luapan air dipicu meningkatnya debit irigasi akibat hujan yang berlangsung cukup lama.

“Volume air irigasi naik dan meluber ke badan jalan. Anggota kami langsung melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu pengguna jalan agar situasi tetap aman dan terkendali,” ujar IPTU Moch. Sokep, S.H., saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).

Sementara itu, Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan tergenang air.

“Pengendara diminta mengurangi kecepatan, mematuhi arahan petugas, dan segera melapor jika menemukan kondisi jalan yang membahayakan,” kata Ipda M. Hamzaid.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru