LUBUKLINGGAU, RadarBangsa.co.id – Lonjakan wisatawan terjadi di Air Terjun Temam, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada hari keempat Lebaran, Rabu (25/03/2026). Destinasi yang dijuluki “Niagara Mini” ini dipadati sekitar 1.500 pengunjung selama periode libur Idulfitri.
Peningkatan kunjungan tersebut menegaskan posisi Air Terjun Temam sebagai salah satu objek wisata unggulan yang diminati masyarakat, meski sejumlah fasilitas belum sepenuhnya optimal.
Kunjungan wisatawan mulai meningkat sejak hari kedua Lebaran, setelah sebelumnya relatif sepi pada hari pertama. Pada hari keempat, jumlah pengunjung mencapai puncaknya, dengan ribuan orang memadati kawasan air terjun untuk menikmati panorama alam.
Air Terjun Temam memiliki daya tarik utama berupa aliran air setinggi sekitar 12 meter dengan lebar mencapai 25 meter. Lanskap alami yang asri, udara sejuk, serta beragam aktivitas seperti berenang, berfoto, hingga menikmati kuliner lokal menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan.
Selain itu, harga tiket masuk yang terjangkau, yakni Rp10.000 per orang, menjadikan destinasi ini pilihan favorit bagi wisata keluarga selama libur Lebaran.
Pengelola wisata Air Terjun Temam, Denny Mubarak, menyampaikan bahwa tren kunjungan tahun ini tetap menunjukkan angka positif meski fasilitas belum sepenuhnya berfungsi.
“Untuk kondisi wisata tahun ini, Alhamdulillah kunjungan tetap ada walaupun fasilitas waterboom masih dalam proses perbaikan. Insya Allah tahun ini akan dilakukan pembenahan secara menyeluruh sesuai arahan Wali Kota,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lonjakan pengunjung baru terlihat setelah masyarakat menyelesaikan agenda silaturahmi pada awal Lebaran.
“Kalau di hari pertama Lebaran memang relatif sepi. Tapi mulai hari kedua hingga keempat, kunjungan meningkat dan totalnya sudah sekitar 1.500 orang,” jelasnya.
Belum optimalnya fasilitas, khususnya area waterboom, diakui menjadi salah satu faktor yang menahan potensi lonjakan pengunjung lebih besar. Namun demikian, tingginya minat masyarakat menunjukkan daya tarik alami destinasi ini masih sangat kuat.
Kondisi ini juga berdampak positif bagi ekonomi lokal. Kehadiran wisatawan mendorong aktivitas pelaku usaha kecil, pedagang kuliner, hingga jasa parkir di sekitar kawasan wisata.
Pengembangan fasilitas yang tengah direncanakan pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus mendongkrak kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Denny berharap proses pembenahan segera terealisasi agar potensi Air Terjun Temam dapat dimaksimalkan. “Harapan kami, perbaikan ini bisa meningkatkan kenyamanan pengunjung dan membantu perekonomian masyarakat sekitar, sekaligus berkontribusi pada PAD Kota Lubuklinggau,” pungkasnya.
Penulis : Separi
Editor : Zainul Arifin


















Komentar