Anak Korban Gempa NTT Diajak Gubernur Khofifah Kembali Berani Bermimpi

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah bersama anak-anak terdampak gempa di SD Inpres Robo, Manggarai, Minggu (23/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Khofifah bersama anak-anak terdampak gempa di SD Inpres Robo, Manggarai, Minggu (23/8). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MANGGARAI, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menaruh perhatian pada pemulihan anak-anak terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, Khofifah mendorong agar anak-anak segera mendapatkan kembali rasa aman dan semangat untuk bersekolah serta mengejar cita-cita.

Perhatian itu disampaikan Khofifah saat mengunjungi SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai, Minggu (23/8). Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan kemanusiaan Pemprov Jatim bersama dukungan corporate social responsibility (CSR).

Di hadapan anak-anak, Khofifah tidak hanya menyampaikan pesan penguatan, tetapi juga mengajak mereka berbicara tentang cita-cita. Ia menanyakan siapa yang ingin menjadi gubernur dan bupati.

“Ada yang ingin jadi gubernur? Coba angkat tangan. Ada yang ingin jadi bupati? Coba angkat tangan,” kata Khofifah.

Ajakan tersebut langsung mendapat respons antusias. Sejumlah anak mengangkat tangan dan menyampaikan keinginan mereka.

“Saya, Bu. Saya,” teriak salah seorang anak.

Khofifah kemudian memotivasi mereka agar tetap memiliki keyakinan terhadap masa depan meski sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

“Mudah-mudahan semua cita-cita kalian tercapai. Yang ingin jadi tentara atau polisi, semoga bisa menjadi jenderal. Jadilah anak-anak Indonesia yang luar biasa,” ujarnya.

Semangat anak-anak juga terlihat ketika Khofifah menanyakan kesiapan mereka untuk kembali ke sekolah apabila fasilitas pendidikan sudah dinyatakan aman.

“Kalau sekolah sudah bisa digunakan, siap sekolah lagi?” tanya Khofifah.

“Siap!” jawab anak-anak serentak.

“Bahagia kita mendengar semangat mereka. Sekolahnya nanti kalau sudah aman dan sudah bisa digunakan, kita kembali sekolah,” kata Khofifah.

Suasana kemudian semakin cair saat Khofifah mengajak anak-anak bernyanyi. Lagu “Hari Merdeka” dan “Garuda Pancasila” dinyanyikan bersama. Tawa dan tepuk tangan pun terdengar di tengah kegiatan.

Di balik keceriaan tersebut, Khofifah menilai pemulihan anak-anak pascagempa membutuhkan perhatian lebih. Dampak bencana, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi psikologis.

Karena itu, Pemprov Jatim mengirimkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP). Tim tersebut terdiri dari empat orang dan telah berada di lokasi selama tiga hari untuk memberikan pendampingan atau trauma healing.

“Kami mengirim tim LDP, layanan dukungan psikososial. Tim LDP ini ada empat orang yang sudah tiga hari mereka di sini. Jadi ini tim trauma healing. Yang bisa kita lakukan adalah memberikan penguatan kepada anak-anak, bapak-ibu, dan lansia. Mereka membutuhkan waktu untuk mendapatkan pendampingan, konseling, dan trauma healing,” jelasnya.

Pendampingan tersebut menyasar anak-anak, orang tua, dan lansia yang terdampak bencana. Khofifah menegaskan proses pemulihan psikososial membutuhkan waktu sehingga tidak cukup dilakukan melalui satu kegiatan.

“Jadi prosesnya tidak cukup hanya sekali. Penguatan, konseling dan trauma healing ini membutuhkan waktu. Karena itu, pendampingan harus terus dilakukan agar anak-anak, bapak-ibu dan lansia bisa kembali kuat setelah menghadapi bencana,” tuturnya.

Khofifah berharap dukungan psikososial dapat membantu masyarakat melewati masa pemulihan, khususnya anak-anak agar kembali merasa aman dan perlahan menjalani aktivitas seperti belajar, bermain, serta berinteraksi dengan teman-temannya.

Ia juga mengajak orang tua, guru, tenaga kesehatan, relawan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan psikososial anak.

“Kita semua bersaudara. Kita hadir bersama-sama untuk membantu saudara-saudara kita di sini,” ucapnya.

Kepada anak-anak, Khofifah kembali menyampaikan pesan agar mereka tidak merasa sendirian dalam menghadapi situasi pascabencana.

“Anak-anakku, kalian tidak sendiri. Kita semua bersaudara. Tetap semangat, sehat dan kuat untuk menghadapi ujian ini. Mudah-mudahan yang sakit segera sembuh dan anak-anak dengan ceria dan semangatnya bisa kembali bersekolah untuk mencapai cita-cita yang luar biasa,” katanya.

Khofifah menegaskan, penanganan pascabencana harus dilakukan secara menyeluruh. Bantuan logistik diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara pendampingan psikososial dibutuhkan untuk membantu masyarakat memulihkan kekuatan mental setelah menghadapi bencana.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru