Anggaran Lamongan 2025 Dirombak, Warga Wajib Tahu

Selasa, 10 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Lamongan saat mengikuti rapat paripurna penyampaian rancangan perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2025, Selasa (10/6/2025). | Dok. Ho/RadarBangsa

Anggota DPRD Lamongan saat mengikuti rapat paripurna penyampaian rancangan perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2025, Selasa (10/6/2025). | Dok. Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara menyampaikan rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Lamongan, Selasa (10/6/2025).

Dalam penyampaiannya yang mewakili Bupati Yuhronur Efendi, Mas Dirham menyebut bahwa perubahan KUA-PPAS tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja. Namun, perubahan ini juga diarahkan untuk mendukung stabilitas sosial ekonomi daerah, pengembangan sektor unggulan industri, peningkatan kualitas SDM, serta akselerasi transformasi ekonomi regional dan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

“Perubahan ini mengakomodir sejumlah aspek penting seperti penyesuaian asumsi dasar, pelaksanaan Inpres, penggunaan SILPA tahun 2024 yang telah diaudit BPK RI, serta evaluasi atas pelaksanaan pengelolaan keuangan tahun sebelumnya. Termasuk juga penyesuaian alokasi pembangunan infrastruktur untuk merespons aspirasi masyarakat Lamongan,” jelasnya.

Dari perubahan tersebut, Pemkab Lamongan menetapkan postur fiskal baru. Pendapatan daerah setelah perubahan diproyeksikan sebesar Rp3,238 triliun, mengalami kenaikan tipis 0,34 persen. Sedangkan belanja daerah naik 2,07 persen menjadi Rp3,327 triliun. Sementara itu, pembiayaan netto naik signifikan sebesar 785,5 persen menjadi Rp88,5 miliar yang digunakan sebagai stabilisator defisit fiskal.

Setelah agenda penyampaian KUA-PPAS, rapat paripurna dilanjutkan dengan pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baik usulan dari eksekutif maupun inisiatif legislatif.

Terdapat empat raperda usulan Pemkab, yakni:

1. Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029,
2. Penyelenggaraan infrastruktur pasif dan telekomunikasi,
3. Perubahan kedua atas Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Desa,
4. Perubahan keempat atas Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang Susunan Perangkat Daerah.

Sementara itu, DPRD Lamongan mengusulkan tiga raperda inisiatif, yaitu:

1. Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan berbasis kelas jalan,
2. Penanggulangan prostitusi dan perbuatan asusila,
3. Penyelenggaraan rumah kos.

Ketujuh raperda ini disusun sebagai respons atas dinamika perkembangan hukum dan kebutuhan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru