Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Santri Roudlotul Ulum Tebak Nama Wawali, Dorong Kepercayaan Diri Sejak Dini

Rabu, 18 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Haflah Imtihan Roudlotul Ulum di Kota Pasuruan, Selasa (17/2), bersama Lia Istifhama. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana Haflah Imtihan Roudlotul Ulum di Kota Pasuruan, Selasa (17/2), bersama Lia Istifhama. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KOTA PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama menghadirkan suasana interaktif dalam Haflah Imtihan dan wisuda santri Roudlotul Ulum di Wirogunan, Kota Pasuruan, Selasa (17/2). Melalui sesi tebak nama Wakil Wali Kota Pasuruan, Lia mendorong santri berani tampil sekaligus mengenal pemimpin daerahnya.

Acara yang dihadiri para kiai, ustadz, wali santri, serta tamu undangan itu berlangsung meriah. Dari atas panggung, Ning Lia sapaan akrabnya melontarkan pertanyaan sederhana, “Siapa nama Wakil Wali Kota Pasuruan?” Ratusan santri serempak menjawab, “Haji Nawawi!” Jawaban kompak tersebut disambut tepuk tangan hadirin, termasuk Wakil Wali Kota Pasuruan Nawawi yang turut hadir.

Menurut Lia, metode interaktif seperti tebak-tebakan bukan sekadar hiburan. Ia menilai pendekatan partisipatif efektif melatih keberanian berbicara di depan umum—keterampilan yang penting bagi pembentukan karakter generasi muda. “Anak-anak harus dibiasakan berani tampil dan menjawab. Dari situ tumbuh rasa percaya diri dan karakter kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan karakter dapat dibangun melalui suasana belajar yang menyenangkan tanpa meninggalkan substansi. Pengenalan tokoh daerah, lanjutnya, merupakan bagian dari pendidikan kewargaan agar santri memahami struktur kepemimpinan dan merasa memiliki daerahnya. “Santri perlu mengenal lingkungannya, termasuk para pemimpinnya. Itu membentuk tanggung jawab sosial,” jelas Lia.

Haflah Imtihan tahun ini menjadi momentum kelulusan sekaligus ruang penguatan soft skills. Interaksi hangat, pantun, dan sesi tanya jawab membuat prosesi wisuda lebih hidup. Sejumlah wali santri mengapresiasi pendekatan tersebut karena anak-anak tampak antusias dan percaya diri saat menjawab pertanyaan.

Kehadiran Wakil Wali Kota Nawawi dinilai memperkuat pesan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat, khususnya kalangan pendidikan keagamaan. Sinergi tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan literasi kewargaan di kalangan santri.

“Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi cerdas, percaya diri, dan berakhlak mulia,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru