SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan pentingnya peran pers sebagai pilar demokrasi dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. Di tengah derasnya arus informasi digital, akurasi dan integritas media dinilai semakin krusial bagi kepentingan publik.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja jurnalis yang setiap hari menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Menurut Lia, kualitas informasi yang disampaikan media sangat berpengaruh terhadap kualitas pengambilan keputusan publik, baik di tingkat individu maupun kebijakan.
“Pers memiliki peran penting sebagai pilar demokrasi untuk menyampaikan informasi yang akurat, menjaga integritas, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Di tengah derasnya arus informasi digital, tantangan kita adalah memastikan kebenaran tetap menjadi prioritas utama,” ujar Lia Istifhama, Kamis (16/4/2026).
Di era banjir informasi dan maraknya disinformasi di media sosial, Lia menilai tantangan terbesar pers saat ini bukan hanya kecepatan, tetapi juga verifikasi dan tanggung jawab publik. Kondisi ini menuntut media untuk semakin profesional agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Ia menegaskan bahwa informasi yang tidak terverifikasi dapat berdampak langsung pada publik, mulai dari kepanikan sosial, kesalahan persepsi terhadap kebijakan pemerintah, hingga turunnya kepercayaan terhadap institusi negara. Karena itu, keberadaan pers yang kredibel menjadi kebutuhan mendesak.
“Semoga insan pers terus menjunjung tinggi profesionalisme, independensi, dan keberpihakan pada kebenaran demi kemajuan bangsa. Karena ketika pers kuat dan sehat, maka demokrasi kita juga akan semakin kokoh,” tegasnya.
Selain itu, Lia juga memberikan apresiasi kepada PWI Jawa Timur yang telah memasuki usia ke-80 tahun. Menurutnya, organisasi ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi wartawan serta menjaga standar etika jurnalistik di daerah.
“PWI Jawa Timur telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pers nasional. Di usia ke-80 ini, saya berharap PWI terus menjadi ruang pembinaan, penguatan kapasitas, dan penjaga marwah profesi wartawan agar tetap profesional dan berintegritas,” tambahnya.
Peringatan HPN dan HUT PWI Jatim ini juga dinilai sebagai momentum evaluasi bagi dunia pers untuk memperkuat fungsi kontrol sosial, edukasi publik, serta penyebaran informasi yang berimbang di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berkembang.
Dengan tantangan digital yang semakin kompleks, Lia berharap insan pers tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pemberitaan yang objektif dan bertanggung jawab.
Lainnya:
- Sempat Dicurhati Ojol, DPD RI Lia Istifhama Syukuri Langkah Cepat Prabowo Pangkas Potongan Aplikasi
- Gebrakan PKB Lamongan, Kantor Fraksi Resmi Dibuka untuk Warga, Keluhan Ditangani Langsung
- Gebrakan Baru PKB Sidoarjo: Kantor Dpc Dibuka Tiap Jumat, Aduan Warga Ditampung Langsung
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








