Anggota DPD RI Lia Istifhama: Zakat Produktif Baznas-Muslimat NU Tumbuhkan Ekonomi Perempuan

Sabtu, 9 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Dr. Lia Istifhama ke Muslimat NU Lamongan menegaskan sinergi dalam membangun ekonomi perempuan dari akar rumput. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kunjungan Dr. Lia Istifhama ke Muslimat NU Lamongan menegaskan sinergi dalam membangun ekonomi perempuan dari akar rumput. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Di tengah maraknya praktik pinjaman berbunga tinggi yang kerap menjerat pelaku usaha mikro, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan program Women Entrepreneurship berbasis zakat produktif dan skema microfinance syariah. Langkah ini mendapat apresiasi tinggi dari Senator Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama.

Menurut Lia, perempuan selama ini memegang peran vital sebagai penopang ekonomi keluarga, namun masih banyak yang terkendala akses permodalan yang sehat dan bebas riba. Program yang digagas Baznas dan Muslimat NU, kata dia, menjadi alternatif nyata sekaligus benteng dari jerat bank titil dan rentenir yang membebani masyarakat kecil.

“Baznas dan Muslimat NU membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya dengan seminar atau motivasi. Harus ada ekosistem pendanaan yang amanah, didukung pendampingan dan pengawasan berkelanjutan,” tegas Lia, Jumat (8/8/2025).

Ia mendorong agar sinergi ini diperkuat hingga ke tingkat provinsi dan kabupaten, melibatkan jaringan Muslimat NU di daerah. Tujuannya, agar program tidak berhenti pada penyaluran dana, tetapi juga mencakup pelatihan, monitoring, dan evaluasi berkala.

“DPD RI siap mengawal agar setiap skema zakat produktif ini tepat sasaran, menyentuh perempuan yang memang berhak dan siap berkembang,” ujarnya.

Lia juga melihat peluang besar program ini dalam menjawab ketimpangan ekonomi yang melebar di tengah inflasi global. Pendekatan berbasis kader komunitas, seperti Muslimat NU, dinilainya mampu menjadi model pemberdayaan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kader Muslimat NU sudah terbukti tangguh di bidang sosial-keagamaan. Kini saatnya mereka menjadi pilar ekonomi umat yang produktif dan berdaya saing. Saya optimistis program ini akan menjadi tonggak perubahan ekonomi perempuan akar rumput,” ungkapnya.

Senada, Kepala Divisi Bank Zakat Mikro Baznas RI, Noor Aziz, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis membangun ekonomi yang berkeadilan. Selain Muslimat NU, Baznas juga menjalin kerja sama dengan organisasi perempuan lain seperti Aisyiyah dan Fatayat NU.

“Ini bukan sekadar pencairan dana zakat produktif. Kami ingin memperkuat akar ekonomi bangsa lewat perempuan pelaku usaha mikro di level komunitas. Majelis taklim bahkan bisa bersinergi dengan perbankan syariah untuk menggerakkan roda ekonomi dari bawah,” jelas Noor Aziz.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru