Anggota DPD Ri Ning Lia Dorong Inovasi Kurikulum, Literasi Digital Harus Masuk Pendidikan Dasar

Rabu, 18 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama dorong kurikulum adaptif dengan literasi digital dan media visual untuk pelajar | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Lia Istifhama dorong kurikulum adaptif dengan literasi digital dan media visual untuk pelajar | Dok Foto Ho/RadarBangsa

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lia Istifhama, mendorong adanya inovasi dalam sistem kurikulum pendidikan nasional agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Salah satu usulan penting yang ia sampaikan adalah perlunya integrasi kurikulum media visual dan literasi digital, terutama bagi pelajar tingkat dasar dan menengah.

“Anak-anak saat ini bukan hanya menjadi pengguna aktif media sosial, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai konten kreator yang kreatif dan produktif,” kata Lia, yang akrab disapa Ning Lia,

Namun, ia menegaskan bahwa tanpa pendampingan pendidikan yang tepat, penggunaan media sosial justru dapat menimbulkan dampak negatif. Di antaranya adalah penyebaran hoaks, tindakan perundungan siber (cyberbullying), hingga ketergantungan terhadap gawai.

“Anak-anak perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, etika digital, serta keterampilan komunikasi visual sejak dini. Ini bagian dari perlindungan sekaligus penguatan karakter generasi masa depan,” jelasnya.

Menurut Ning Lia, inovasi kurikulum ini tidak semata-mata menambahkan mata pelajaran baru, melainkan memperbarui pendekatan pendidikan agar sesuai dengan konteks kehidupan digital saat ini.

“Inovasi kurikulum tidak hanya tentang apa yang diajarkan, tapi bagaimana metode dan pendekatannya mampu menjawab tantangan zaman,” tambahnya.

Lebih jauh, ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, institusi pendidikan, dan pelaku industri digital untuk merancang kurikulum yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.

“Harapan saya, literasi digital tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi menjadi bagian inti dalam pembentukan karakter generasi muda yang cerdas, beretika, dan berdaya saing,” tandasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru