Bangkalan Genjot Ruang Hijau, 75 Pohon Buah Ditanam di Perpustakaan

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penanaman bibit pohon buah di halaman Perpustakaan Bangkalan, Selasa (14/04/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penanaman bibit pohon buah di halaman Perpustakaan Bangkalan, Selasa (14/04/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Upaya memperluas ruang hijau di kawasan perkantoran terus digenjot Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Terbaru, sebanyak 75 bibit pohon buah jenis nangka dan blimbing ditanam di area halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Bangkalan, Selasa (14/04/2026).

Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih asri, teduh, dan produktif. Selain mempercantik kawasan kantor, penanaman pohon juga diarahkan sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim.

Kegiatan diawali dengan kerja bakti bersama yang melibatkan pegawai di lingkungan perpustakaan. Area yang akan ditanami dibersihkan lebih dulu agar siap menjadi kawasan hijau yang nyaman bagi pegawai maupun masyarakat yang berkunjung.

Setelah itu, puluhan bibit pohon ditanam di sejumlah titik strategis di sekitar halaman kantor. Program penghijauan tersebut difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangkalan sebagai bagian dari kebijakan penataan lingkungan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Plt Kepala DLH Bangkalan, Achmad Siddik, mengatakan penanaman pohon di area perpustakaan merupakan implementasi arahan Bupati agar seluruh OPD memiliki ruang terbuka hijau.

“Penanaman ini bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi langkah kecil dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Kami ingin setiap kantor memiliki ruang hijau yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia menambahkan, DLH siap mendukung instansi lain yang ingin melakukan penghijauan dengan mengajukan permohonan bibit pohon.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Bangkalan, Ainul Gufron, menyampaikan apresiasi atas dukungan DLH dalam mewujudkan lingkungan kantor yang lebih nyaman dan hijau.

“Keberadaan pohon ini bukan hanya memberi kesejukan, tetapi juga bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat yang datang ke perpustakaan,” katanya.

Program ini dinilai penting di tengah meningkatnya kebutuhan kawasan hijau di pusat pemerintahan. Keberadaan pepohonan dapat membantu menurunkan suhu lingkungan, memperbaiki kualitas udara, sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih sehat bagi masyarakat.

Pemkab Bangkalan berharap gerakan serupa dapat diikuti OPD lainnya agar pembangunan fisik berjalan seimbang dengan pelestarian lingkungan. “Satu pohon memberikan banyak manfaat dan menjadi investasi jangka panjang bagi daerah,” pungkas Ainul Gufron.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru