Bangkalan Perkuat Kader Posyandu, Fokus Cegah Stunting dari Desa

Jumat, 14 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim bersama kader Posyandu dalam kegiatan Program Komunitas Cegah Stunting di Rose Hotel Bangkalan, Kamis (13/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim bersama kader Posyandu dalam kegiatan Program Komunitas Cegah Stunting di Rose Hotel Bangkalan, Kamis (13/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Upaya mempercepat pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Bangkalan diperkuat melalui peningkatan kapasitas kader Posyandu. Penguatan dilakukan lewat Kick Off Program Komunitas Cegah Stunting (KCS) dan Pelatihan Kader Posyandu di Rose Hotel Bangkalan, Kamis (13/8/2026).

Program tersebut merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Danone Indonesia, dan Studi dan Pemberdayaan Keswadayaan Rakyat (SPEKTRA). Pelatihan difokuskan pada kemampuan kader melakukan pengukuran antropometri, edukasi gizi seimbang, serta memahami sistem rujukan dalam penanganan stunting.

Ketua TP PKK Kabupaten Bangkalan Luthfiana Lukman Hakim mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting, terutama melalui peran kader Posyandu yang berinteraksi langsung dengan keluarga.

“Melalui pelatihan ini saya berharap para kader tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan semangat untuk menerapkan ilmu di desa masing-masing. Kader harus mampu menjadi agen perubahan bagi masyarakat,” ujar Luthfiana.

Menurutnya, kemampuan kader dalam melakukan deteksi dini perlu terus diperkuat. Kader juga diharapkan mampu memberikan edukasi kepada orang tua serta memastikan keluarga memperoleh rujukan yang tepat ketika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Kita ingin kader semakin percaya diri dalam menjalankan tugasnya. Mulai dari melakukan pengukuran dengan benar, menyampaikan edukasi gizi kepada keluarga, hingga memastikan ketika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, masyarakat mendapatkan rujukan yang tepat,” tambahnya.

Kegiatan dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan dan para kader Posyandu. Pelatihan diawali materi dari Dinas Kesehatan mengenai persoalan stunting serta program daerah untuk mendukung percepatan penurunannya.

Materi berikutnya disampaikan Dr. dr. Nur Aisiyah Widjaja, Sp.A(K) dengan tema Peran Strategis Kader dalam Pencegahan Stunting. Para kader didorong memahami peran mereka dalam edukasi, deteksi dini, dan pendampingan keluarga.

Pelatihan dilanjutkan simulasi kegiatan kader di Posyandu. Praktik tersebut memberikan pengalaman langsung kepada kader untuk meningkatkan ketepatan pengukuran antropometri serta memahami langkah yang perlu dilakukan ketika menemukan indikasi masalah pertumbuhan anak.

Pemkab Bangkalan berharap Program Komunitas Cegah Stunting dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat pencegahan stunting di tingkat desa. Penguatan kapasitas kader diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap edukasi dan deteksi dini.

Melalui kader yang semakin terampil, upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga dan komunitas diharapkan berjalan lebih optimal. Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung percepatan penurunan stunting serta mewujudkan generasi Bangkalan yang sehat dan tumbuh optimal.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru