BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan reputasi positif di tingkat nasional setelah dinyatakan masuk dalam 10 besar kabupaten terinovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025. Penghargaan tahunan yang digelar Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia itu diterima langsung oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim pada Rabu (10/12) di Jakarta.
Prestasi tersebut tidak muncul secara tiba-tiba. Pemerintah Kabupaten Bangkalan melaporkan sedikitnya 232 inovasi terdaftar sepanjang tahun ini. Inovasi itu lahir dari berbagai sektor urusan wajib pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, administrasi, hingga penanganan lingkungan. Deretan inovasi tersebut berperan penting dalam mempercepat layanan publik dan meningkatkan transparansi kerja pemerintahan.
Dua inovasi yang menjadi sorotan nasional adalah Bangga Command Center dan Rumah Daur Ulang. Bangga Command Center beroperasi sebagai pusat integrasi seluruh informasi layanan pemerintah daerah, menggabungkan pengawasan data dan sistem respons cepat untuk memperkuat tata kelola yang transparan. Sementara itu, Rumah Daur Ulang memberikan terobosan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan menghasilkan nilai ekonomi dari material daur ulang sekaligus membangun budaya ramah lingkungan.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Bangkalan juga menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait peningkatan layanan publik dan pembangunan daerah. Kolaborasi ini digagas untuk memperluas jangkauan inovasi sekaligus memperkuat strategi lintas daerah dalam memperbaiki mutu pelayanan.
Bupati Lukman Hakim mengapresiasi kontribusi seluruh jajaran pemerintah daerah. “Penghargaan ini bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi penanda bahwa Bangkalan berada di jalur yang tepat dalam membangun pemerintahan yang inovatif,” katanya. Ia menambahkan, “Kami berkomitmen memperluas cakupan inovasi di setiap perangkat daerah. Target kami jelas: pelayanan publik harus lebih cepat, lebih mudah, dan memberikan dampak langsung bagi warga.”
Pemerintah Kabupaten Bangkalan kini mewajibkan tiap perangkat daerah melahirkan minimal dua inovasi setiap tahun sebagai langkah menjaga kesinambungan program. Komitmen ini menjadi pondasi untuk membangun pemerintahan yang adaptif, kompetitif, dan mampu merespons tantangan modern.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








