ASAHAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, berencana mempercepat pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) baru di Desa Pasar Lembu, Kecamatan Air Joman. Langkah ini diambil untuk mengatasi persoalan kelebihan kapasitas yang terjadi di Lapas Labuhan Ruku, Kabupaten Batu Bara.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, menyatakan dukungannya terhadap percepatan pembangunan fasilitas tersebut. Dalam pertemuan dengan Kepala Lapas Labuhan Ruku, S. Berutu, di ruang kerjanya pada Jumat, 25 April 2025, Taufik menegaskan komitmen Pemkab Asahan untuk segera berkoordinasi dengan kementerian terkait.
“Secepatnya kami akan berkoordinasi dengan menteri di Jakarta guna mengambil langkah-langkah strategis untuk mempercepat pembangunan Lapas di Desa Pasar Lembu,” kata Taufik.
Ia meminta pihak Lapas Labuhan Ruku segera menyiapkan seluruh dokumen pendukung yang dibutuhkan. Menurut Taufik, kehadiran Lapas baru di Asahan akan memperkuat upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan visi “Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.”
S. Berutu, Kepala Lapas Labuhan Ruku, mengapresiasi respons cepat Pemkab Asahan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini jumlah warga binaan di Lapas Labuhan Ruku sudah jauh melampaui kapasitas yang ditetapkan.
“Bahkan, untuk wilayah Sumatera Utara, Lapas Labuhan Ruku termasuk kategori lapas dengan tingkat overkapasitas tertinggi,” ujar Berutu, didampingi Kepala Seksi Administrasi dan Keamanan, Haris Damanik, serta Kasubag Tata Usaha, Sariawan.
Berutu berharap, dengan dukungan pemerintah daerah, rencana pembangunan Lapas baru dapat segera direalisasikan. Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah program pembinaan, termasuk kerja sama dengan universitas di Asahan untuk membuka program pendidikan tinggi bagi warga binaan.
“Program ini diharapkan menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan saat kembali ke masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas antusiasme Bupati Asahan dalam mendukung rencana ini,” kata Berutu.
Pembangunan Lapas baru diharapkan tidak hanya mengatasi masalah overkapasitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan narapidana yang lebih humanis dan berkelanjutan di Kabupaten Asahan.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Joko
Editor : Zainul Arifin








