Blue Light Patroli Polsek Tikung Redam Gangguan Kamtibmas

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Tikung melakukan patroli Blue Light di Desa Bakalan Pule, ,(29/11/2025) . (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Tikung melakukan patroli Blue Light di Desa Bakalan Pule, ,(29/11/2025) . (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kecamatan Tikung kembali diperkuat melalui patroli Blue Light yang digencarkan Polsek Tikung pada Sabtu malam,(29/11/2025). Kegiatan ini menyasar sejumlah titik rawan, salah satunya Desa Bakalan Pule, yang dikenal memiliki aktivitas warga hingga larut malam.

Patroli yang dipimpin Kanit Sabhara Polsek Tikung, Aiptu Ketut G.B., bersama Aipda Aan, berlangsung dengan pola mobile dan dialogis. Aparat menyusuri jalur pemukiman, pertokoan, hingga titik-titik yang selama ini berpotensi menimbulkan kerawanan seperti aksi kenakalan remaja dan tindak kriminal jalanan. Kehadiran lampu rotator biru—ikon dari Blue Light Patrol—menjadi sinyal preventif bagi masyarakat sekaligus peringatan bagi pelaku kejahatan.

Menurut Aiptu Ketut, intensifikasi patroli malam bukan hanya rutinitas, tetapi bagian dari strategi menciptakan rasa aman secara nyata, terutama menjelang akhir pekan ketika mobilitas warga meningkat. “Kami tidak ingin memberikan celah bagi pelaku kejahatan. Patroli ini untuk memastikan warga bisa beraktivitas dan beristirahat dengan tenang,” ujarnya.

Ia menambahkan, patroli dialogis dipilih sebagai pendekatan komunikatif guna memperkuat hubungan polisi dan masyarakat. Dalam kegiatan malam itu, petugas menyempatkan berdialog dengan warga yang masih beraktivitas, termasuk penjaga toko dan pengemudi ojek daring. “Kami mengajak masyarakat tetap waspada, mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan, dan tidak segan melapor bila melihat sesuatu yang mencurigakan,” kata Aiptu Ketut.

Aipda Aan menekankan bahwa patroli Blue Light telah terbukti menurunkan tingkat gangguan kamtibmas, terutama pada jam-jam rawan. Ia menyebut adanya tren penurunan laporan pencurian ringan dan aksi balap liar dalam beberapa bulan terakhir. “Efek kehadiran polisi di lapangan sangat besar. Warga lebih tenang, dan potensi kejahatan bisa ditekan sejak dini,” ungkapnya.

Warga Bakalan Pule menyambut baik patroli tersebut. Salah satu pemilik warung malam, Sutrisno, mengatakan keberadaan polisi membuat lingkungan lebih nyaman. Menurutnya, sebelum patroli rutin digencarkan, beberapa area di desanya sempat dianggap gelap dan berisiko menjadi tempat nongkrong remaja yang tidak terpantau. “Sekarang lebih tertib. Lampu biru itu jadi tanda kalau polisi selalu ada,” ujarnya.

Polsek Tikung berkomitmen mempertahankan intensitas patroli menjelang libur panjang akhir tahun, saat potensi tindak kriminal biasanya meningkat. Kapolsek Tikung melalui keterangan singkat menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat. Ia menekankan bahwa keamanan tidak dapat dibangun oleh aparat saja, melainkan melalui kolaborasi warga, pemerintah desa, dan kepolisian.

“Masyarakat adalah garda pertama keamanan. Kami hadir untuk memperkuat, bukan menggantikan peran itu,” tuturnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru