BPJS Ketenagakerjaan Lamongan Serahkan Santunan Kematian kepada Pekerja SPPG Solokuro Payaman 2

Kamis, 16 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BPJS Ketenagakerjaan Lamongan Serahkan Santunan Kematian kepada Pegawai SPPG (Dok Foto Bpjstk)

BPJS Ketenagakerjaan Lamongan Serahkan Santunan Kematian kepada Pegawai SPPG (Dok Foto Bpjstk)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – BPJS Ketenagakerjaan Lamongan menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris almarhumah Ibu Siti Aliyah, salah satu pegawai SPPG Solokuro Payaman – Yayasan Pendidikan Islam Karangsawo yang telah terdaftar sebagai peserta aktif di BPJS Ketenagakerjaan, Kamis (16/04/2026).

Almarhumah tercatat baru menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan selama kurang lebih 5 bulan. Meskipun dalam waktu kepesertaan yang relatif singkat, manfaat program Jaminan Kematian (JKM) tetap dapat dirasakan oleh ahli waris sebagai bentuk perlindungan nyata dari negara bagi pekerja dan keluarganya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan, Bapak Zamroni, menyampaikan dukungan penuh terhadap program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi para relawan SPPG.

Ia menegaskan pentingnya perlindungan ini agar seluruh relawan, yang juga merupakan warga Lamongan, dapat terlindungi dari berbagai risiko kerja.

“Kami mendukung penuh program perlindungan bagi relawan SPPG. Harapannya seluruh relawan yang merupakan bagian dari masyarakat Lamongan dapat terlindungi dari risiko kerja melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam rapat koordinasi seluruh SPPG se-Kabupaten Lamongan, dari 164 SPPG aktif, tercatat sebanyak 97 tenaga/relawan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan atau sekitar 59,1%. Dalam forum tersebut, seluruh SPPG berkomitmen untuk segera mendaftarkan seluruh relawan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan dapat memperluas cakupan perlindungan serta memberikan rasa aman bagi para relawan dalam menjalankan tugasnya.

Penyaluran santunan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya.

“Manfaat Jaminan Kematian ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap pekerja yang telah terdaftar mendapatkan perlindungan maksimal. Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhumah Ibu Siti Aliyah, dan berharap santunan ini dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Jody Nuraga, Kepala BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan semakin banyak pekerja di Kabupaten Lamongan yang mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru