Bromo Tengger Semeru Sabet Gelar Taman Nasional Terindah Ketiga Dunia, Ini Pesan Gubernur Khofifah

- Redaksi

Sabtu, 12 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Goodstat

Foto Goodstat

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali mengukir prestasi membanggakan. Taman nasional yang terletak di Jawa Timur ini berhasil masuk sebagai Taman Nasional Terindah ketiga di dunia, berdasarkan keterlibatan (engagement) media sosial menurut Goodstats.

Pencapaian luar biasa ini tak hanya diukur dari popularitas di Instagram, tetapi juga TikTok, serta volume pencarian dan ulasan di Google. TNBTS meraih skor impresif sebesar 7,89, yang menempatkannya tepat di bawah Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan dan Taman Nasional Lencois Maranhenses di Brazil, yang masing-masing berada di peringkat pertama dan kedua.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan rasa bangga atas capaian ini. Menurutnya, peringkat ketiga di dunia bukanlah hal yang mudah dicapai, karena melibatkan kerja keras berbagai pihak dalam menjaga kelestarian alam TNBTS.

“Alhamdulillah, TNBTS dinobatkan sebagai taman nasional tercantik ketiga dunia. Ini tidak mudah dicapai karena butuh sinergitas dari pemerintah, masyarakat lokal, penegak hukum, dan wisatawan untuk tetap menjaga kelestarian dan keindahan alam di sana,” ujar Khofifah, Jumat (11/4/2025).

Khofifah menambahkan, pencapaian ini luar biasa karena TNBTS mampu mengungguli taman nasional ikonik seperti Taman Nasional Serengeti di Tanzania dan Taman Nasional Plitvice Lakes di Kroasia, yang berada di peringkat keempat dan kelima.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, selama tahun 2024, pergerakan wisatawan nusantara ke TNBTS mencapai 465.751 orang, sementara kunjungan wisatawan mancanegara tercatat 19.926 orang. Popularitas TNBTS terus meningkat, tak hanya di Indonesia, tetapi juga di Asia Timur. Hal ini berkat liputan media internasional, termasuk dua stasiun televisi asal Tiongkok yang menjadikan TNBTS lokasi syuting program reality show “Divas Hit The Road” dan “The Blooming Journey.”

Khofifah berharap agar TNBTS tidak hanya menjadi tujuan wisatawan dari Asia, tetapi juga menarik perhatian dari belahan dunia lainnya, termasuk Eropa dan Afrika. “Ini sebenarnya masih banyak ruang untuk membuat TNBTS semakin populer. Keindahan alamnya, aura spiritual, dan budaya yang ada di sini unik sekali,” tambahnya.

TNBTS dikenal sebagai tuan rumah bagi berbagai acara bergengsi, seperti Jazz Gunung Bromo, Ultra Trail Bromo Tengger Semeru, Bromo Marathon, Festival Kasada, Festival Adat Karo, dan Festival Ogoh-ogoh. Gubernur Khofifah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi taman nasional lain di Indonesia untuk terus meningkatkan daya tarik dan keberlanjutan pariwisata alam.

“Mudah-mudahan tidak berhenti sampai sini. Saya minta ke depannya ini tetap dijaga dan bahkan ditingkatkan. Semoga juga menjadi motivator untuk taman nasional lain di Indonesia,” ujar Khofifah menutup pernyataannya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru