Bukan Seremonial, Kapolres Jombang Tinjau Langsung Program P2B di Tengah Masyarakat

Jumat, 16 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan (ist)

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan (ist)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan berbasis keluarga, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, turun langsung ke lapangan untuk meninjau pelaksanaan Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Kamis (15/5/2025) siang.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran Polres Jombang dalam mendukung program strategis nasional, khususnya di sektor pangan. Program P2B yang digalakkan pemerintah ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam sayuran dan buah-buahan bergizi, yang dapat menunjang kebutuhan gizi keluarga sekaligus menambah pendapatan rumah tangga.

Kapolres Jombang hadir bersama sejumlah pejabat utama Polres, disambut oleh Camat Mojoagung, Kapolsek Mojoagung, Danramil Mojoagung, serta jajaran Tiga Pilar Kamtibmas Desa Mojotrisno. Hadir pula perangkat desa dan para warga yang tergabung dalam kelompok tani dan program ketahanan pangan desa.

Dalam keterangannya, AKBP Ardi menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga Mojotrisno yang secara aktif berpartisipasi dalam pengembangan P2B. Ia menilai, keterlibatan masyarakat dalam program pangan seperti ini tidak hanya memperkuat ketahanan gizi keluarga, tetapi juga menciptakan ketahanan sosial di tingkat desa.

“Kami sangat mendukung program seperti ini karena tidak hanya meningkatkan kesejahteraan warga, tetapi juga memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Ardi menambahkan bahwa peran aktif masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat desa. Ia berharap, model seperti yang dilakukan di Mojotrisno dapat direplikasi di desa-desa lain di wilayah Kabupaten Jombang.

“Kita harus menjaga keberlanjutan program seperti ini. Ketahanan pangan itu menjadi kunci stabilitas ekonomi dan sosial, apalagi di tengah berbagai tantangan global seperti sekarang ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mojotrisno mengungkapkan bahwa program P2B telah memberi dampak positif langsung bagi warganya. Selain mencukupi kebutuhan sayur dan buah untuk konsumsi harian, warga juga mulai menjual hasil panen kecil-kecilan di lingkungan sekitar, menambah pemasukan rumah tangga.

“Kami berterima kasih atas dukungan dan perhatian dari Kapolres dan jajaran. Ini memotivasi warga untuk terus mengembangkan pekarangan mereka secara produktif dan mandiri,” ucapnya.

Penulis : Hardi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru