KENDAL,RadarBangsa.co.id – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Kendal didorong untuk terus bertransformasi dan menghadirkan inovasi sebagai kunci menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, khususnya dari sektor swasta.
Pesan tersebut mengemuka dalam agenda Halal Bihalal BUMD Kendal 1447 Hijriah yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi sekaligus refleksi kinerja BUMD ke depan.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kendal, Agus Dwi Lestari, menegaskan bahwa inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis agar BUMD mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika pasar.
“Dengan semangat Idul Fitri, kita berkomitmen untuk terus mendorong transformasi BUMD agar semakin berdaya saing dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurut Agus, inovasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian usaha. Dengan demikian, BUMD tidak hanya berperan sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Ia juga menyoroti ketatnya persaingan dengan pelaku usaha swasta yang dinilai semakin agresif dan adaptif. Tanpa kolaborasi dan transformasi yang kuat, BUMD berisiko tertinggal dalam kompetisi.
Dalam konteks tersebut, sinergi antar-BUMD dan organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai krusial untuk menciptakan tata kelola yang lebih efektif, efisien, dan produktif. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat akselerasi kinerja BUMD.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kendal berharap BUMD tidak terus bergantung pada penyertaan modal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Inovasi dan optimalisasi potensi usaha menjadi kunci untuk menciptakan sumber pendanaan mandiri yang berkelanjutan.
Dengan dorongan transformasi dan inovasi tersebut, BUMD Kendal diharapkan mampu naik kelas, meningkatkan daya saing, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Rob
Editor : Arifin Zaenul








