Bupati Bangkalan Dorong Koperasi Desa Jadi Motor Ekonomi Rakyat

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung Merdeka, Senin (27/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Bangkalan Lukman Hakim membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Gedung Merdeka, Senin (27/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat fondasi ekonomi masyarakat melalui penguatan koperasi desa. Upaya ini diwujudkan lewat pelatihan peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Gedung Merdeka, Senin (27/10).

Kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebuah program nasional yang menempatkan koperasi sebagai instrumen utama ekonomi gotong royong di tingkat lokal.

Dalam sambutannya, Bupati Lukman Hakim menegaskan bahwa koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang tumbuh dari bawah. Ia menyebut koperasi sebagai garda depan pemberdayaan ekonomi rakyat di desa dan kelurahan.

“Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih menjadi sangat penting sebagai ujung tombak pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat paling bawah. Melalui koperasi, masyarakat belajar mengelola usaha bersama, membangun jaringan ekonomi yang saling menguatkan, dan menumbuhkan kemandirian ekonomi dari bawah,” ujar Bupati Lukman.

Menurutnya, Pemkab Bangkalan akan terus hadir mendampingi pengurus koperasi agar kelembagaannya semakin kokoh dan profesional. Dukungan pemerintah daerah, kata dia, mencakup pendampingan manajerial, pelatihan pengelolaan usaha, hingga akses jaringan antar-koperasi.

“Kami ingin koperasi tidak hanya menjadi wadah administratif, tetapi benar-benar menjadi sarana peningkatan kesejahteraan bagi anggotanya dan masyarakat sekitar,” tegasnya.

Pelatihan yang diikuti oleh pengurus koperasi dari berbagai desa dan kelurahan di Bangkalan ini berfokus pada peningkatan kapasitas pengelolaan organisasi, tata kelola keuangan, dan strategi pengembangan usaha berbasis komunitas. Para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan prinsip koperasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing di tingkat lokal.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga memperkuat semangat gotong royong sebagai nilai dasar koperasi. Pemkab Bangkalan menilai, penguatan kelembagaan koperasi dapat menjadi solusi konkret dalam menciptakan ekonomi inklusif dan menekan ketimpangan antarwilayah.

Program Koperasi Merah Putih sendiri menjadi bagian dari strategi nasional untuk mendorong pemerataan ekonomi berbasis desa. Melalui koperasi, pemerintah berupaya menghadirkan model ekonomi yang tidak hanya mengandalkan kapital besar, tetapi juga mengoptimalkan potensi dan kearifan lokal.

Langkah Pemkab Bangkalan ini menegaskan komitmen daerah untuk membangun ekonomi yang berpihak pada masyarakat kecil. Dengan pemberdayaan koperasi, pemerintah berharap ekonomi desa tumbuh mandiri dan mampu menjadi kekuatan baru dalam pembangunan daerah.

“Dari desa kita tumbuh, dari koperasi kita bergerak. Inilah cara kita membangun Bangkalan yang maju dan sejahtera,” tutup Bupati Lukman.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru