Bupati Lamongan Kukuhkan Pengurus Dekranasda 2025–2030, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi dan Desain

- Redaksi

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda Lamongan, Anis Yuhronur Efendi, menyampaikan komitmennya untuk mendorong pengrajin lokal naik kelas melalui penguatan kualitas, desain, dan jejaring pasar dalam acara pengukuhan pengurus Dekranasda 2025–2030 di Pendopo Lokatantra, Selasa (29/7/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Ketua Dekranasda Lamongan, Anis Yuhronur Efendi, menyampaikan komitmennya untuk mendorong pengrajin lokal naik kelas melalui penguatan kualitas, desain, dan jejaring pasar dalam acara pengukuhan pengurus Dekranasda 2025–2030 di Pendopo Lokatantra, Selasa (29/7/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor ekonomi kreatif dan usaha mikro. Hal ini ditandai dengan pengukuhan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lamongan periode 2025–2030 oleh Bupati Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra, Selasa (29/7/2025).

Sebanyak 22 pengurus resmi dilantik dalam acara yang menjadi momentum strategis bagi pengembangan UMKM, khususnya di sektor kerajinan dan fashion etnik. Bupati Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menekankan pentingnya peningkatan nilai tambah produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

“Ini adalah tugas Dekranasda mendorong UMKM kita naik kelas. Harus ada sentuhan desain, peningkatan kualitas, penguatan branding, dan strategi pemasaran yang tepat agar produk bisa diterima lebih luas,” ujar Pak Yes.

Ia mencontohkan bagaimana produk tenun asal Lamongan mulai dikenal secara nasional. Salah satunya ketika Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membeli kain tenun di NTB yang ternyata merupakan produksi Parenggean Lamongan.

“Artinya, produk kita sudah punya karakter khas. Tinggal bagaimana kita menjaga dan mengembangkan potensi itu agar lebih bernilai,” tambahnya.

Pak Yes juga berharap Dekranasda dapat memainkan peran strategis sebagai penghubung antara produsen dan konsumen. Tidak sekadar sebagai organisasi seremonial, tetapi sebagai motor penggerak pertumbuhan kerajinan lokal berbasis komunitas dan potensi wilayah.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Lamongan, Anis Yuhronur Efendi, menyampaikan optimismenya atas kolaborasi lintas sektor dalam mengakselerasi pertumbuhan UMKM lokal.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Butuh sinergi dengan pemerintah, BUMN, hingga sektor swasta. Karena hanya dengan kolaborasi, pengrajin kita bisa naik kelas dan berdaya saing global,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menyatakan Dekranasda akan terus menghadirkan berbagai program pendampingan dan promosi, agar para pelaku usaha kreatif tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang di tengah tantangan zaman.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru