Bupati Madiun Perluas Titik Layanan Gizi Sekolah

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Kapolres AKBP Kemas Indra Natanegara meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Senin (29/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Kapolres AKBP Kemas Indra Natanegara meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Senin (29/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Upaya peningkatan kualitas gizi anak sekolah di Kabupaten Madiun semakin diperkuat. Bupati Madiun Hari Wuryanto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Senin (29/9/2025). Dalam kesempatan itu, ia mengumumkan penambahan jumlah titik layanan dari target semula 36 menjadi 52 titik.

Sejauh ini, tercatat sudah ada 31 SPPG yang beroperasi di berbagai wilayah. Jika sebelumnya setiap pos melayani 3.500 hingga 4.000 siswa, kini jumlah tersebut dibagi lebih merata. Setiap SPPG ditargetkan melayani 1.500 sampai 2.000 siswa per hari agar distribusi makanan lebih seimbang dan terkontrol.

Hari Wuryanto menegaskan bahwa kualitas pangan menjadi prioritas utama. “Untuk pengawasan di setiap SPPG ada ahli gizi dan dokter yang akan memastikan bahwa makanan yang didistribusikan bergizi dan aman,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga mengawal jalannya program secara berkelanjutan. “Evaluasi akan terus dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah setiap saat, baik itu dari Dinas Kesehatan yang juga mengurusi ibu hamil, menyusui, maupun dari Dinas Pendidikan,” tambahnya.

Kehadiran SPPG Mojopurno juga mendapat dukungan dari aparat kepolisian. Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, menyampaikan hingga tahun depan pihaknya bersama Bhayangkari akan membina tiga SPPG. “Alhamdulillah hari ini satu SPPG launching, dan masih ada dua SPPG lagi yang dalam proses pembangunan di Kecamatan Mejayan dan Kecamatan Gemarang,” katanya.

Ia menegaskan komitmen jajarannya untuk menjaga standar gizi serta keamanan makanan sebelum sampai ke sekolah-sekolah.

“Jika nanti ada hal-hal yang tidak kita inginkan, sudah ada tim terkoordinasi antara satuan MBG dan penegak hukum,” tegasnya.

Program SPPG digulirkan sebagai bagian dari strategi Pemkab Madiun dalam menekan kasus gizi buruk sekaligus mendukung tumbuh kembang anak usia sekolah. Dengan penguatan layanan ini, pemerintah berharap kualitas generasi muda di daerah dapat meningkat dan lebih siap menghadapi tantangan ke depan.

“Anak-anak sehat dan bergizi baik adalah investasi masa depan Kabupaten Madiun,” pungkas Bupati Hari Wuryanto.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru