Bupati Malang dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Takziah, Suasana Duka Selimuti Rumah Wali Kota Malang

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang dan rombongan saat menyampaikan belasungkawa di Rumah Dinas Wali Kota Malang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang dan rombongan saat menyampaikan belasungkawa di Rumah Dinas Wali Kota Malang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Suasana haru menyelimuti Rumah Dinas Wali Kota Malang, Jalan Ijen 2, Jumat (21/11) pagi, ketika sejumlah pejabat daerah datang memberikan penghormatan terakhir atas wafatnya Hj. Hanik Andriani Wahyu Hidayat, istri Wali Kota Malang sekaligus Ketua TP PKK Kota Malang. Kehadiran Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, bersama istrinya yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah, serta Wakil Bupati Malang, Hj. Lathifah Shohib, menjadi simbol solidaritas antardaerah yang kehilangan sosok tokoh perempuan penggerak pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sanusi dan Wabup Lathifah menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga Wali Kota. “Kami hadir untuk memberikan doa dan dukungan moral. Almarhumah adalah sosok yang berdedikasi pada masyarakat. Jejak kebaikannya akan selalu diingat,” ujar Sanusi.

Suasana duka kian terasa ketika Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tiba bersama rombongan, menunjukkan betapa besar kontribusi almarhumah bagi pemberdayaan keluarga dan pembangunan sosial. Kehilangan ini juga dirasakan masyarakat Kabupaten Malang, mengingat almarhumah pernah menjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malang saat Wali Kota Wahyu Hidayat masih bertugas sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Malang.

Para kepala OPD, tokoh masyarakat, hingga warga turut mengikuti sholat jenazah dan tahlil bersama yang dipimpin oleh Ketua Baznas Kabupaten Malang, KH. Khoirul Hafidz Fanani, M.Hi. Prosesi berlangsung khidmat, ditutup dengan doa bersama yang menggema di seluruh halaman rumah dinas.

Sejumlah warga yang hadir menyebut kepergian almarhumah sebagai kehilangan besar bagi dunia pemberdayaan perempuan. “Beliau itu teladan, ramah, dan dekat dengan masyarakat,” kata seorang warga yang ikut melayat.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Berita Terbaru