Bupati Pasuruan Dorong ASN Kemenag Adaptif di Era Disrupsi

Senin, 5 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat memimpin Apel Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama di MIN 2 Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/1/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat memimpin Apel Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama di MIN 2 Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/1/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan pentingnya transformasi berkelanjutan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) di tengah percepatan perubahan global dan disrupsi teknologi. ASN dituntut tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga lincah, adaptif, dan sigap dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Pesan tersebut disampaikan Rusdi, yang akrab disapa Mas Rusdi, saat memimpin Apel Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama di halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (3/1/2026). Dalam kapasitasnya sebagai Inspektur Upacara, ia menekankan bahwa perubahan harus dilakukan secara kolektif oleh seluruh jajaran Kemenag, bukan parsial atau simbolik.

Menurut Mas Rusdi, keterbukaan terhadap teknologi, kecepatan merespons persoalan publik, serta pelayanan berbasis empati dan integritas merupakan standar baru birokrasi modern. Hal tersebut sejalan dengan mandat Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menekankan aktualisasi nilai-nilai keagamaan dalam konteks kekinian.

“Nilai-nilai ini sejatinya bukan hal baru, melainkan warisan luhur tradisi keagamaan yang perlu kita hidupkan kembali sesuai tantangan zaman. Dengan tema Hari Amal Bakti ke-80, ‘Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju’, mari kita satukan tekad untuk mengabdi secara berdampak dan menguasai teknologi secara beretika,” ujar Mas Rusdi.

Ia juga merefleksikan peran strategis Kemenag selama delapan dekade terakhir sebagai institusi yang tidak hanya mengurusi administrasi keagamaan, tetapi juga menjaga nalar keagamaan dalam bingkai kebangsaan. Di tengah dinamika sosial, peran tersebut dinilai semakin krusial.

“Peran Kemenag kini makin luas, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan agama, penguatan moderasi dan kerukunan umat beragama, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Agama harus hadir sebagai solusi konkret atas persoalan bangsa,” katanya.

Mas Rusdi turut mengapresiasi capaian Kemenag Kabupaten Pasuruan sepanjang 2025, khususnya dalam membangun fondasi program Kemenag Berdampak. Transformasi digital dinilai telah membawa layanan keagamaan lebih dekat, cepat, dan transparan kepada masyarakat.

“Digitalisasi layanan bukan sekadar inovasi administratif. Ini telah mempermudah akses masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola yang akuntabel. Selain itu, penguatan ekonomi umat melalui pesantren dan optimalisasi dana keagamaan seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, hingga dana kebajikan lintas agama, terbukti ikut menggerakkan ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Apel HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Pasuruan diikuti seluruh elemen di bawah naungan Kemenag, serta dihadiri tokoh lintas instansi dan organisasi keagamaan, di antaranya Ketua FKUB, Ketua MUI, Ketua PC NU, Ketua PD Muhammadiyah, Pembina Dharma Wanita Persatuan, dan seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Pasuruan.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Rusdi juga menyerahkan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah ASN Kemenag sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas pengabdian. Acara ditutup dengan penyerahan piala kepada pemenang Lomba Baca Kitab Kuning (Qiro’atul Kutub) dari berbagai jenjang pendidikan, sebagai upaya merawat tradisi literasi keislaman di kalangan generasi muda.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru