PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan menggelar Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 di Lapangan Bulusari, Kecamatan Gempol, Sabtu (3/1/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi peran strategis Kemenag dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung pembangunan daerah.
Upacara dipimpin langsung Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo, mantan Wakil Bupati Pasuruan periode 2003–2008 Muzammil Syafi’i, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan.
Dalam amanat Menteri Agama RI yang dibacakannya, Bupati Pasuruan menegaskan tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” sebagai pesan kunci bagi seluruh aparatur Kemenag dan masyarakat. Menurutnya, kerukunan umat beragama memiliki dampak langsung terhadap stabilitas sosial dan keberlanjutan pembangunan.
“Kerukunan umat beragama merupakan prasyarat utama pembangunan. Bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mampu menggerakkan kemajuan,” ujar Rusdi Sutejo di hadapan peserta upacara.
Ia juga menekankan bahwa peran Kementerian Agama saat ini semakin luas dan krusial di tengah dinamika masyarakat. Kemenag tidak hanya berfungsi sebagai penjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam berbagai sektor strategis.
“Kemenag tidak hanya menjaga nalar agama, tetapi juga berperan penting dalam pendidikan, penguatan kerukunan umat beragama, persoalan ekonomi, serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa,” katanya.
Rangkaian kegiatan HAB ke-80 di Kabupaten Pasuruan ditutup dengan pembacaan doa, dilanjutkan penyerahan penghargaan dan ramah tamah di Kantor MIN 2 Pasuruan. Penghargaan diberikan kepada pegawai dengan masa pengabdian 30, 20, dan 15 tahun, serta apresiasi bagi siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional.
Melalui peringatan ini, Kemenag Pasuruan diharapkan semakin memperkuat sinergi lintas sektor demi menjaga kerukunan dan pelayanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








