HAB ke-80 Kemenag Kota Probolinggo: Perkuat Kerukunan, Dorong Layanan Umat Berdampak

Minggu, 4 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama di MAN 2 Kota Probolinggo. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama di MAN 2 Kota Probolinggo. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KOTA PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo menegaskan kembali peran strategisnya dalam menjaga kerukunan umat dan menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Komitmen itu mengemuka dalam Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di halaman MAN 2 Kota Probolinggo, Jalan Sukarno Hatta, Sabtu (3/1).

Sekitar 500 peserta dari berbagai unsur di bawah naungan Kemenag Kota Probolinggo mengikuti upacara dengan tertib dan khidmat. Upacara tersebut dihadiri Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Adapun komandan upacara dipercayakan kepada Muhammad Nuruddin Roni, guru sejarah MAN 2 Kota Probolinggo.

Dalam amanat Menteri Agama RI yang dibacakan Wali Kota Aminuddin, ditegaskan tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema ini dinilai relevan dengan tantangan kebangsaan saat ini, ketika perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial membutuhkan ruang dialog dan kolaborasi yang berkelanjutan.

“Kerukunan bukan sekadar tidak adanya konflik, tetapi energi kebangsaan yang mampu menyatukan perbedaan menjadi kekuatan bersama untuk membangun Indonesia yang damai dan maju,” ujar Aminuddin saat membacakan amanat Menteri Agama RI.

Ia menambahkan, delapan dekade perjalanan Kementerian Agama telah membuktikan perannya sebagai penjaga nalar dan nilai-nilai keagamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Peran tersebut kini semakin luas dan kompleks, mulai dari peningkatan mutu pendidikan agama, penguatan moderasi beragama, hingga memastikan agama hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan sosial.

“Setiap kebijakan dan program Kementerian Agama harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak berhenti pada administrasi dan birokrasi, tetapi menyentuh kebutuhan umat secara langsung,” katanya.

Amanat tersebut juga menekankan pentingnya transformasi aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman. ASN Kemenag dituntut agile, terbuka pada teknologi, inovatif, serta mengedepankan pelayanan yang empatik dan berintegritas.

“Dengan fondasi pengabdian yang kuat, penguasaan teknologi yang beretika, dan semangat melayani umat, kita optimistis Indonesia dapat melangkah menuju masa depan yang lebih bermartabat,” lanjutnya.

Di sela kegiatan, Kepala Kemenag Kota Probolinggo, Didik Kurniawan, menjelaskan bahwa peringatan HAB ke-80 tidak hanya bersifat seremonial, melainkan diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.

“Dalam rangka HAB ke-80, kami menyelenggarakan nikah massal bagi 40 pasang pengantin kurang mampu di Masjid Agung Raudlatul Jannah, santunan untuk 180 anak yatim, pembagian pakaian layak pakai, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” ujar Didik.

Selain kegiatan sosial, Kemenag Kota Probolinggo juga terus menjalankan program strategis dan inovatif, antara lain edukasi calon pengantin agar menikah di usia matang, bimbingan remaja usia sekolah dan usia nikah, isbat nikah, serta peningkatan kualitas tata kelola dan mutu pendidikan madrasah.

Didik berharap, momentum HAB ke-80 dapat memperkuat sinergi antara Kemenag dan Pemerintah Kota Probolinggo. “Kolaborasi yang solid menjadi kunci agar program keagamaan dan sosial benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Upacara HAB ke-80 turut dihadiri jajaran pimpinan dan tokoh lintas sektor, di antaranya Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo, Ketua Persatuan Pensiunan Kemenag, Ketua PD MUI, Ketua PCNU, Ketua PD Muhammadiyah, Ketua FKUB, Ketua Baznas, Ketua LPTQ, para Kepala KUA se-Kota Probolinggo, serta pimpinan MTs Negeri, MAN 1, dan MAN 2 Kota Probolinggo.

Usai upacara, Wali Kota Probolinggo menyempatkan diri menyapa para peserta dan undangan, berjabat tangan, serta berfoto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen merawat kerukunan di Kota Probolinggo.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru