LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana menghadirkan Bus Trans Jatim Koridor VII di Kabupaten Lamongan mulai Oktober 2025. Kehadiran rute baru ini diharapkan meningkatkan mobilitas masyarakat, khususnya pelajar dan pekerja di kawasan pantura.
Bus Trans Jatim Koridor VII akan menghubungkan Terminal Lamongan-Dukun (Gresik) hingga Terminal Paciran. Proyek ini terus dimatangkan oleh Dinas Perhubungan Jatim agar operasional berjalan lancar dan sesuai standar kenyamanan.
“Kami ingin masyarakat Lamongan mendapatkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau. Dengan fasilitas yang memadai, penggunaan Bus Trans Jatim bisa menjadi pilihan utama dibanding kendaraan pribadi,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.
Rute baru ini membentang sepanjang 46,5 kilometer dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 1 jam 40 menit dari Terminal Lamongan menuju Terminal Paciran. Sebaliknya, perjalanan dari Paciran menuju Lamongan memakan waktu sekitar 1 jam 50 menit dengan jarak tempuh 54,5 kilometer.
Sebanyak 15 unit bus disiapkan untuk melayani rute ini, terdiri dari 14 unit operasional dan satu armada cadangan. Interval keberangkatan dijadwalkan setiap 15 hingga 20 menit, sehingga masyarakat tidak perlu menunggu lama. Selain itu, 45 shelter dan 38 titik bus stop dibangun untuk mendukung kenyamanan penumpang sepanjang perjalanan.
Pembangunan fasilitas ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi untuk memperkuat transportasi publik di sepanjang jalur pantura. Kehadiran Bus Trans Jatim diharapkan juga memudahkan akses pelajar ke sekolah dan warga menuju pusat ekonomi di kawasan Lamongan dan sekitarnya.
“Transportasi publik yang handal bisa menjadi solusi mengurangi kemacetan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi lokal. Kami optimistis masyarakat akan menyambut baik layanan ini,” tambah Kepala Dinas Perhubungan.
Diharapkan, operasional Bus Trans Jatim Koridor VII akan mengubah wajah transportasi di Lamongan, mempermudah mobilitas, dan menjadi alternatif praktis bagi masyarakat pantura.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








