Cegah Obat Kedaluwarsa, RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Luncurkan Inovasi Digital ‘Si-Mokel’

Selasa, 22 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.O.G., Subsp.F.E.R., M.Kes., M.Sc., memimpin pemaparan inovasi Si-Mokel dalam rapat internal penguatan sistem pengawasan obat berbasis digital, Selasa (21/7/2025). | Foto Dok Ho/RadarBangsa

Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.O.G., Subsp.F.E.R., M.Kes., M.Sc., memimpin pemaparan inovasi Si-Mokel dalam rapat internal penguatan sistem pengawasan obat berbasis digital, Selasa (21/7/2025). | Foto Dok Ho/RadarBangsa

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Moh. Ruslan Kota Mataram terus berinovasi demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Kali ini, rumah sakit rujukan milik Pemkot Mataram tersebut memperkenalkan Si-Mokel, sebuah sistem digital yang dirancang khusus untuk memantau dan mengelola obat-obatan yang mendekati masa kedaluwarsa.

Nama Si-Mokel sendiri merupakan akronim dari Sistem Informasi Monitoring Obat Kedaluwarsa Berbasis Elektronik. Inovasi ini hadir untuk menjawab persoalan klasik di Instalasi Farmasi, yakni sulitnya pencatatan dan pengawasan ribuan item obat yang beredar setiap hari.

“Selama ini kami masih menggunakan metode manual dengan stiker, dan itu sangat memakan waktu serta rentan terlewat. Si-Mokel hadir sebagai solusi yang efisien, cepat, dan akurat,” ujar Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.O.G., Subsp.F.E.R., M.Kes., M.Sc., Selasa (21/7/2025).

Melalui sistem ini, petugas farmasi tidak perlu lagi memeriksa tanggal kedaluwarsa satu per satu secara manual. Si-Mokel secara otomatis memberikan notifikasi jika ada obat yang mendekati masa kedaluwarsa, lengkap dengan data umur obat dan lokasi penyimpanannya. Sistem ini juga telah terintegrasi dengan SIM-RS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit) serta aplikasi mobile Gurita App milik RSUD Mataram.

“Semua sudah terkoneksi digital, bahkan barcode obat juga bisa dipindai lewat aplikasi. Ini jelas mempercepat proses kerja dan menekan risiko human error,” lanjut dr. Eka.

Tak hanya soal kecepatan, penerapan Si-Mokel juga dinilai mampu memangkas kerugian akibat penumpukan obat-obatan kedaluwarsa yang selama ini menjadi beban operasional rumah sakit.

“Inovasi ini membuat pengelolaan logistik farmasi jadi lebih hemat. Biaya akibat pemborosan bisa ditekan, dan obat-obat yang hampir kedaluwarsa bisa segera didistribusikan atau dimanfaatkan sesuai prosedur,” jelas dr. Eka.

Inovasi digital ini juga berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan dan keselamatan pasien. Obat-obatan yang sudah tidak layak konsumsi bisa lebih cepat terdeteksi dan dicegah agar tidak sampai ke tangan pasien.

“Kami tidak ingin ada kompromi soal keselamatan. Si-Mokel membantu kami menjaga mutu layanan dan memastikan pasien hanya menerima obat yang aman,” tegasnya.

Menurut dr. Eka, Si-Mokel adalah contoh nyata bagaimana inovasi sederhana bisa menciptakan perubahan signifikan dalam pelayanan publik. Dengan memanfaatkan teknologi yang tepat guna, RSUD H. Moh. Ruslan mampu membangun sistem pengawasan yang lebih akuntabel, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pasien.

“Ini bagian dari komitmen kami untuk terus berkembang dan menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama,” tutupnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru