Dana Nasabah KJ-BKN Lamongan Tertahan, Ratusan Nasabah Datangi Kantor Koperasi

Rabu, 17 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan nasabah KJ-BKN mendatangi kantor koperasi di Kecamatan Solokuro, Lamongan, menuntut kejelasan pencairan dana simpanan, Rabu (17/12/2025). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Puluhan nasabah KJ-BKN mendatangi kantor koperasi di Kecamatan Solokuro, Lamongan, menuntut kejelasan pencairan dana simpanan, Rabu (17/12/2025). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Ketidakpastian pencairan dana simpanan di Koperasi Jasa Bina Kencana Nusantara (KJ-BKN) memicu kekecewaan puluhan warga. Rabu (17/12/2025), para nasabah mendatangi kantor koperasi di Jalan Raya Takerharjo, Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, untuk menuntut kejelasan atas dana yang hingga kini belum bisa dicairkan.

Mayoritas nasabah yang datang merupakan ibu rumah tangga dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Mereka mengaku menyimpan dana hasil kerja bertahun-tahun, namun kini kesulitan menarik tabungan yang diduga mengalami kemacetan.

Data sementara yang dihimpun dari perwakilan warga menyebutkan, jumlah nasabah terdampak diperkirakan mencapai sekitar 200 orang. Nilai dana yang belum dicairkan ditaksir mencapai Rp6 hingga Rp7 miliar, dengan sebaran nasabah berasal dari sejumlah desa di wilayah Kecamatan Solokuro.

Para nasabah mengaku telah berulang kali mengajukan penarikan dana secara persuasif. Namun, upaya tersebut dinilai tidak membuahkan kepastian waktu pencairan dari pihak pengelola koperasi.

“Kami datang baik-baik, hanya ingin kejelasan. Ini uang tabungan kami sendiri, bukan pinjaman. Sudah berbulan-bulan dijanjikan, tapi tidak pernah ada kepastian,” ujar Karlin, salah satu nasabah.

Ia menambahkan, dana tersebut sedianya disiapkan untuk kebutuhan penting keluarga. “Sebagian untuk biaya pendidikan anak, sebagian lagi untuk modal usaha kecil. Kalau terus seperti ini, kami yang dirugikan,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, manajemen KJ-BKN belum memberikan pernyataan resmi kepada media maupun kepada para nasabah yang mendatangi kantor koperasi. Perwakilan warga masih berupaya membuka ruang dialog agar dapat bertemu langsung dengan pengelola.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, aparat dari Polsek Solokuro dan Koramil setempat disiagakan di lokasi. Meski sempat diwarnai emosi dan tangisan kekecewaan, aksi berjalan tertib. Warga berharap ada langkah konkret dan transparan agar hak nasabah segera dipulihkan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Berita Terbaru