Dari Nol ke Senayan, Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Tegaskan Tak Akan Khianati Amanah Rakyat

Rabu, 22 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat kegiatan serap aspirasi di Banyuwangi, Minggu (19/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat kegiatan serap aspirasi di Banyuwangi, Minggu (19/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Komitmen menjaga amanah publik menjadi sorotan dalam kegiatan serap aspirasi Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, di Banyuwangi. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat, ia menegaskan pentingnya kehadiran langsung di lapangan untuk memastikan kebijakan benar-benar berpihak pada warga.

Kegiatan yang digelar di Masjid Besar Arraudlah, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Minggu (19/4/2026) itu menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil daerah. Aspirasi yang diserap diharapkan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi diterjemahkan dalam kebijakan di tingkat pusat.

Bagi Lia, proses panjang yang dilalui hingga duduk di kursi parlemen menjadi pengingat kuat untuk tidak mengkhianati kepercayaan masyarakat. Ia menilai, jabatan publik harus dijalankan dengan integritas, bukan sekadar formalitas politik.

“Perjalanan menuju titik ini tidak mudah. Karena itu, amanah masyarakat harus dijaga dengan sungguh-sungguh, bukan hanya janji,” ujar perempuan yang akrab disapa Ning Lia tersebut.

Pendekatan jemput bola yang dilakukan dinilai penting, terutama bagi masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan. Dengan turun langsung, kebutuhan riil warga dapat terpetakan secara lebih akurat, mulai dari layanan pendidikan, ekonomi, hingga persoalan sosial.

Langkah ini juga berdampak pada peningkatan kualitas representasi publik. Aspirasi yang disampaikan secara langsung dinilai lebih konkret dan relevan untuk diperjuangkan dalam proses legislasi maupun pengawasan kebijakan.

Dalam kesempatan itu, Lia turut membagikan pengalaman hidupnya sebagai refleksi penting dalam menjalankan amanah. Ia mengaku pernah berada di titik nol secara finansial, namun tetap berupaya membantu sesama.

“Saya pernah tidak punya apa-apa, nol rupiah. Tapi dalam kondisi itu, saya tetap berusaha memberi semampu saya,” ungkapnya.

Pengalaman tersebut, menurutnya, membentuk karakter kepemimpinan yang empatik dan berpihak pada masyarakat. Ia menilai, pemimpin yang memahami kesulitan rakyat akan lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Selain itu, Lia menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam kehidupan publik. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan aset paling berharga yang tidak boleh dikhianati.

“Kepercayaan itu mahal. Sekali hilang, sulit kembali. Karena itu, amanah harus dijaga sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir juga menilai kegiatan serap aspirasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat. Kehadiran langsung dinilai mampu mempercepat penyelesaian persoalan di tingkat akar rumput.

KH Ir Achmad Wahyudi menyebut, sinergi antara masyarakat dan wakil daerah sangat penting untuk melahirkan kebijakan yang adil dan tepat sasaran. Ia juga menekankan perlunya penerapan sistem meritokrasi dalam pemerintahan.

“Meritokrasi memastikan jabatan diisi oleh orang yang kompeten dan berintegritas. Ini penting untuk meningkatkan kepercayaan publik,” ujarnya.

Sementara itu, pihak yayasan Masjid Besar Arraudlah menyampaikan bahwa perkembangan lembaga pendidikan di wilayah tersebut menunjukkan dampak positif dari dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah.

Bagi masyarakat, kehadiran wakil daerah secara langsung bukan hanya simbol, tetapi menjadi harapan akan solusi nyata. Mulai dari akses pendidikan, peningkatan layanan publik, hingga penguatan ekonomi lokal menjadi isu yang diharapkan mendapat perhatian serius.

Di akhir kegiatan, Lia kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Ia memastikan setiap aspirasi yang diserap akan diperjuangkan secara konsisten di tingkat nasional.

“Kami hadir untuk memastikan suara masyarakat benar-benar sampai ke pusat dan diperjuangkan dalam kebijakan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur
LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi
Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Anggota DPD Lia Istifhama Apresiasi Perhatian Pemprov Jatim terhadap Pendidikan Al-Qur’an
Defisit Fiskal Disorot DPRD Ngawi, Perda Perubahan APBD 2026 Disahkan
Anggota DPR RI Lia Istifhama Apresiasi Gresik Hajj Fest, Dorong Layanan Jemaah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:17

Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur

Selasa, 15 September 2026 - 18:30

LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi

Selasa, 15 September 2026 - 14:12

Sosialisasi Empat Pilar di Probolinggo, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Pemuda Aktif Kawal Regulasi

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun

Selasa, 15 September 2026 - 10:05

Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah

Berita Terbaru