DBHCHT 2025, DPPTK Ngawi Fokus Kembangkan Olahan Tembakau

Kamis, 20 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Bimtek DPPTK Ngawi mengikuti pelatihan diversifikasi olahan tembakau untuk meningkatkan daya saing industri rokok lokal. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Peserta Bimtek DPPTK Ngawi mengikuti pelatihan diversifikasi olahan tembakau untuk meningkatkan daya saing industri rokok lokal. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

NGAWI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat sektor industri rokok lokal melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), Hal ini diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas SDM Industri Rokok yang diselenggarakan Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi. Pelatihan berfokus pada diversifikasi olahan tembakau untuk mendorong lahirnya produk inovatif yang mampu bersaing di pasar.

Program ini dialokasikan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025. Kepala DPPTK Ngawi, Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan bahan baku tembakau lokal sekaligus menyiapkan SDM industri rokok yang lebih adaptif dan profesional.

“Kami ingin memberikan ruang bagi pelaku industri rokok untuk mengembangkan kapasitas dan kreativitasnya. Tembakau lokal Ngawi memiliki potensi besar, dan melalui pelatihan ini, kami harap pelaku industri mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan mampu bersaing di pasar,” ujarnya.

Nilam menambahkan bahwa pemerintah daerah menargetkan terciptanya ekosistem produksi yang lebih berkelanjutan. “Kami tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan produksi, tetapi juga bagaimana industri kecil menengah rokok ini dapat terus tumbuh, sejahtera, dan membuka lapangan kerja baru,” lanjutnya.

Untuk memperkuat materi pelatihan, DPPTK menghadirkan praktisi sekaligus perwakilan Himpunan Pengusaha dan Pegiat Tembakau Indonesia (HIPPTI) Garut, Jawa Barat, Nico Bermawan. Ia memberikan pelatihan pengolahan modern berbasis riset dan inovasi teknik produksi.

“Industri rokok daerah tidak boleh hanya mengandalkan proses konvensional. Tren pasar terus berkembang, sehingga pelaku usaha perlu memahami teknologi pengolahan, diferensiasi produk, dan strategi branding agar dapat bersaing secara sehat,” ujar Nico dalam sesi pemaparan.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 19–21 November 2025, di Hotel Nata Azana Ngawi dengan metode kelas dan praktik lapangan. Sebanyak 35 peserta dari berbagai industri rokok lokal mengikuti program ini. Antusiasme para peserta menunjukkan komitmen besar pelaku usaha dalam meningkatkan kemampuan serta membuka peluang model usaha baru berbasis tembakau Ngawi.

Melalui penyelenggaraan Bimtek ini, DPPTK berharap lahir inovasi produk yang berbasis karakter lokal dan mampu memperkuat daya saing industri rokok daerah di tingkat regional maupun nasional.

Penulis : En

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru