Di Hadapan 5.000 Jemaah, Khofifah Serukan Hijrah Sosial di Tahun Baru Islam

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan kepada anak yatim pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang dirangkai dengan dzikir dan doa bersama di Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, Surabaya, Senin, 15 Juni 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan santunan kepada anak yatim pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang dirangkai dengan dzikir dan doa bersama di Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, Surabaya, Senin, 15 Juni 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur di Surabaya untuk mengikuti dzikir, sholawat, doa akhir tahun 1447 Hijriah dan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6) malam. Kegiatan yang dihadiri langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan nilai kebersamaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Sekitar 5.000 warga mengikuti rangkaian acara yang berlangsung khidmat. Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Peringatan tahun baru Hijriah diawali dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya KH Abdul Hamid Abdullah. Sementara tausiyah dan doa disampaikan Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Dr. Moh. Ali Aziz.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi perubahan menuju kondisi yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi sesama.

“Saya ingin kita memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum yang memberikan pembelajaran kuat tentang proses hijrah kaum Muhajirin dan bagaimana kaum Anshar menjadi penolong,” kata Khofifah.

Ia menjelaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa hijrah relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Salah satunya adalah semangat saling membantu dalam kebaikan sebagaimana diajarkan dalam Surah Al-Maidah ayat 2.

“Bagaimana sesungguhnya tolong-menolong di antara kita menjadi bagian penting untuk membangun kesalehan sosial. Dan yang penting juga bagaimana pergantian tahun dari 1447 Hijriah menuju 1448 Hijriah bisa menjadi momen menghijrahkan kita,” ujarnya.

Khofifah kemudian memberikan contoh sederhana mengenai perubahan positif yang dapat dilakukan setiap individu. Menurutnya, hijrah dapat dimulai dari upaya memperbaiki kondisi ekonomi, meningkatkan kepedulian sosial, hingga memperluas manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Jadi 1 Muharram ini ada proses hijrah yang positif yang bisa menggerakkan dari kebaikan yang satu menuju kebaikan-kebaikan berikutnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai titik awal untuk memperkuat optimisme dan energi positif. Ia menilai semangat memperbaiki diri secara berkelanjutan menjadi modal penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, proses inilah yang menjadi starting point kita untuk bisa berpikir bahwa hari ini lebih baik dari hari kemarin. Maka mulai malam ini kita akan menggerakkan seluruh ikhtiar dan energi kita menuju kebaikan yang lebih baik lagi,” katanya.

Di akhir acara, Khofifah juga memohon doa agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah pelayanan publik. Ia berharap seluruh program pembangunan yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur.

“Selamat menyambut Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 Hijriah. Mudah-mudahan tahun depan tambah bahagia, tambah berkah, dan tahun baru ini membawa kemanfaatan untuk kehidupan kita semua,” pungkasnya.

Selain diisi dzikir dan doa bersama, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan pengundian hadiah bagi wajib pajak patuh. Sebanyak 15 paket tabungan umrah dibagikan, disusul berbagai hadiah lain seperti sepeda motor, laptop, televisi, hingga kulkas sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat memenuhi kewajiban perpajakan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru