JEMBER, RadarBangsa.co.id – Bupati Jember Mohammad Fawait menegaskan bahwa Laskar Shalawat Nusantara (LSN) merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki orientasi gerakan melalui jalur pemerintahan dan kontestasi politik. Penegasan tersebut disampaikan dalam peringatan Milad ke-7 LSN yang dihadiri sekitar puluhan ribu orang di Alun-alun Jember Nusantara, Minggu (8/11/2026).
Di hadapan ribuan peserta, Gus Fawait, sapaan akrab Mohammad Fawait, menjelaskan bahwa keterlibatan kader LSN dalam berbagai kontestasi politik bukan sesuatu yang perlu dipersoalkan. Menurutnya, jalur pemerintahan memang menjadi bagian dari orientasi gerakan organisasi tersebut.
“Laskar Shalawat Nusantara adalah organisasi, bukan majelis shalawat, organisasi yang memang niat bergerak di bidang pemerintahan. Maka tidak perlu heran ketika di dalam Pilkades, Pilkada, maupun Pileg-Pilpres, selalu ada kawan-kawan Laskar Shalawat Nusantara. Karena memang syi’arnya itu lewat jalur pemerintahan, dan ketika masuk ke pemerintahan, itu pasti lewat kontestasi politik,” ujar Gus Fawait saat diwawancarai seusai acara.
Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas posisi LSN sebagai organisasi yang tidak hanya menjalankan aktivitas keagamaan, tetapi juga memiliki orientasi keterlibatan dalam dinamika pemerintahan dan politik.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Jember yang juga Dewan Pembina LSN itu mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan setelah berakhirnya kontestasi politik. Ia menilai, perbedaan pilihan dalam pemilu tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bersama-sama mendukung jalannya pemerintahan.
Gus Fawait juga menegaskan dukungannya terhadap kepemimpinan Presiden RI beserta program-program pemerintah pusat.
“Hari ini kita harus mendukung penuh, dan tadi sepakat tunduk dan bantu kepada Presiden. Apapun yang dilakukan oleh Presiden hari ini, kami yakini bahwa itu untuk kebaikan bangsa dan negara,” tegasnya.
Selain membahas arah gerakan organisasi dan dukungan terhadap pemerintahan, Milad ke-7 LSN juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum.
Gus Fawait menyampaikan apresiasi terhadap arahan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono terkait upaya mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya yang berkaitan dengan dampak peredaran narkoba.
Ia menyatakan LSN siap berkolaborasi dengan kepolisian untuk mendukung terciptanya keamanan dan pelayanan masyarakat yang lebih baik.
“Kami menyambut baik ajakan dari Pak Kapolda… Polri hari ini harus memberikan rasa nyaman, aman, dan bahagia kepada masyarakat, ambil hatinya. LSN siap berkolaborasi dan LSN siap mendukung penuh,” pungkasnya.
Peringatan Milad ke-7 LSN tersebut berlangsung dengan melibatkan sekitar 13.000 peserta. Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir, di antaranya Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, Dandim 0824 Jember, Kapolres Jember, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, dan lurah.
Para ulama, habaib, dan tokoh masyarakat juga mengikuti kegiatan yang berlangsung di tengah antusiasme peserta.
Ke depan, LSN menargetkan pembentukan kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur dapat diselesaikan pada periode 2026–2027.
Sementara itu, pelaksanaan Milad ke-8 LSN direncanakan berlangsung di kota yang nantinya ditentukan melalui mekanisme internal organisasi.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar