LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Warga Dusun Banggle, Desa Banggle, Kecamatan Sukorame, digemparkan dengan penemuan sebuah benda mencurigakan yang diduga sebagai granat aktif. Peristiwa mengejutkan itu terjadi pada Jumat (18/7/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.
Adalah Suwadi, salah satu warga setempat, yang tanpa sengaja menemukan benda mencurigakan tersebut saat sedang membersihkan pekarangan rumahnya di RT 08 RW 03. Saat menyapu, pandangannya tertumbuk pada benda bulat berwarna gelap yang tampak tidak biasa.
“Awalnya saya kira cuma batu atau besi tua. Tapi bentuknya aneh, dan sekilas seperti granat,” ungkap Suwadi saat ditemui di lokasi.
Merasa khawatir, Suwadi langsung melaporkan temuannya kepada Kepala Dusun setempat, Mulyo Utomo. Tidak ingin mengambil risiko, laporan tersebut segera diteruskan ke Polsek Sukorame sekitar pukul 13.00 WIB untuk ditindaklanjuti.
Menanggapi laporan itu, Polsek Sukorame berkoordinasi dengan tim penjinak bom (Jibom) dari Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jawa Timur. Sekitar pukul 17.00 WIB, tim Jibom tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Benar, tim Jibom sudah turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan pengamanan benda yang diduga sebagai bahan peledak,” jelasnya kepada awak media.
Selain tim Jibom, sejumlah personel dari Satreskrim Polres Lamongan juga diterjunkan untuk mengamankan area dan membantu proses evakuasi.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, benda yang diduga granat itu kemudian dievakuasi dan dibawa ke Markas Komando Brimob Polda Jawa Timur guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Benda tersebut kini sudah diamankan di Mako Brimob untuk proses identifikasi dan penyelidikan mendalam,” pungkas Ipda Hamzaid.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai jenis dan status aktif tidaknya benda tersebut. Namun pihak kepolisian memastikan situasi di lokasi sudah kembali aman dan kondusif.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








