Dirpolairud NTB Perketat Evaluasi Zona Integritas Menuju WBK-WBBM

Jumat, 5 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dirpolairud Polda NTB Kombes Boyke F.S. Samola saat memimpin evaluasi Tim Pokja ZI. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Dirpolairud Polda NTB Kombes Boyke F.S. Samola saat memimpin evaluasi Tim Pokja ZI. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Upaya memperkuat tata kelola layanan publik di lingkungan kepolisian kembali ditegaskan Direktorat Polairud Polda Nusa Tenggara Barat. Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, melakukan pengecekan menyeluruh terhadap progres Tim Pokja Zona Integritas (ZI) sebagai bagian dari persiapan menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kegiatan evaluasi berlangsung di Aula Hanggar Polda NTB dan diikuti para ketua program 1 hingga 6 beserta seluruh operator yang menangani implementasi program ZI. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memastikan setiap tahapan pembenahan berjalan sesuai standar reformasi birokrasi.

Dalam arahannya, Kombes Boy Samola menekankan bahwa proses pembangunan Zona Integritas memiliki dampak langsung terhadap kualitas pelayanan Ditpolairud, terutama karena satuan ini menangani keamanan perairan dan udara—sektor vital bagi mobilitas logistik, pariwisata, dan perekonomian NTB.

“WBK dan WBBM bukan sekadar label administratif. Ini komitmen untuk memastikan masyarakat menerima layanan yang cepat, transparan, dan bebas dari praktik menyimpang,” ujar Boy Samola. Ia menambahkan bahwa pelayanan publik yang kredibel akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah ketua program memaparkan kendala teknis mulai dari penguatan dokumentasi, efektivitas layanan berbasis digital, hingga konsistensi pengawasan internal. Boy Samola memberikan catatan langsung kepada tiap ketua, sekaligus meminta adanya monitoring berkelanjutan agar perubahan kultur kerja benar-benar berjalan.

“Kita harus membuktikan bahwa perubahan ini nyata. Budaya kerja harus menjadi lebih responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” katanya.

Menutup kegiatan, Boy Samola menargetkan seluruh perbaikan diselesaikan sebelum akhir Desember 2025. Ia mengapresiasi kinerja Tim Pokja ZI dan berharap proses ini menjadi model bagi satuan kerja lain di Polda NTB.

Dengan langkah evaluasi ini, Ditpolairud Polda NTB diharapkan semakin siap mencapai WBK dan WBBM, memperkuat integritas kelembagaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan di wilayah perairan dan udara Nusa Tenggara Barat.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru