Disaksikan Presiden, Khofifah Raih Championship Digitalisasi Fiskal Jawa–Bali

Senin, 1 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Championship TP2DD Kawasan Jawa–Bali dari Bank Indonesia dalam PTBI 2025 di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Championship TP2DD Kawasan Jawa–Bali dari Bank Indonesia dalam PTBI 2025 di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Upaya Jawa Timur mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah kembali mendapat pengakuan nasional. Dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Grha Basvara, Jakarta, Jumat (28/11) malam, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan Championship TP2DD Tingkat Provinsi Kawasan Jawa–Bali. Penyerahan penghargaan itu turut disaksikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, menandai pentingnya kontribusi Jawa Timur dalam agenda digitalisasi fiskal nasional.

Penghargaan tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai daerah dengan performa paling progresif dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Sistem fiskal digital di Jatim dinilai sudah berjalan terpadu, mulai dari perencanaan anggaran, pengelolaan transaksi pemerintah, hingga monitoring layanan publik.

Usai menerima penghargaan, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa capaian itu merupakan hasil konsistensi berbagai pemangku kepentingan di Jatim. Menurutnya, transformasi digital bukan sekadar memindahkan layanan ke kanal elektronik, tetapi membangun ekosistem fiskal yang modern dan kolaboratif.

“Alhamdulillah, apresiasi ini menunjukkan bahwa digitalisasi fiskal di Jawa Timur berjalan makin terstruktur dan terintegrasi. Seluruh proses, mulai perencanaan sampai pelayanan, kini terkoneksi dalam sistem yang efisien dan akuntabel,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan bahwa elektronifikasi pajak dan retribusi, transaksi nontunai pemerintah daerah, serta pemanfaatan QRIS dalam layanan publik dan UMKM terus diperluas. “Digitalisasi harus menyentuh seluruh rantai layanan. Transparansi dan kecepatan adalah kebutuhan masyarakat hari ini, dan itu yang terus kami perkuat,” tambahnya.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada kabupaten/kota yang dinilai memiliki andil besar dalam membangun ekosistem digital bersama. Ia menegaskan, keberhasilan Jawa Timur tidak hanya berasal dari kerja Pemprov, melainkan dari semangat gotong royong antardaerah dan dukungan Bank Indonesia.

“Kami akan terus menjadi jembatan sinergi antara pemerintah pusat, BI, OJK, dan pemda. Transformasi digital tidak boleh stagnan; ia harus berkembang mengikuti dinamika global,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bank Indonesia juga mengumumkan daerah terbaik dari setiap kawasan. Di Kawasan Sumatera, Provinsi Sumatera Selatan ditetapkan sebagai yang terbaik. Kawasan Kalimantan menempatkan Kalimantan Timur sebagai peraih penghargaan. Dari Kawasan Sulawesi, Sulawesi Selatan keluar sebagai pemenang, sementara kawasan Nusa Tenggara–Maluku–Papua menetapkan Nusa Tenggara Timur sebagai daerah dengan kinerja digitalisasi unggul.

Rangkaian penetapan tersebut mencerminkan bahwa digitalisasi keuangan daerah telah menjadi gerakan nasional yang terus menguat. Setiap kawasan menunjukkan kontribusinya dalam mendorong percepatan transformasi digital yang menjadi fondasi penting bagi tata kelola pemerintah modern.

Khofifah juga menambahkan satu pesan yang menurutnya penting di era kompetisi digital: “Kepercayaan publik adalah tujuan utama dari digitalisasi fiskal. Ketika layanan publik makin mudah dan transparan, maka partisipasi masyarakat semakin kuat. Itu modal sosial yang besar bagi Jatim.”

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menilai bahwa tema PTBI 2025 sejalan dengan prioritas pembangunan pemerintah. Ia menyebut sinergi kebijakan pusat dan daerah menjadi kunci penguatan ketahanan ekonomi nasional.

“Paparan Gubernur BI dan Menko Perekonomian menunjukkan capaian yang optimistis. Di tengah dinamika global, Indonesia tetap memiliki ruang tumbuh, salah satunya karena konsistensi seluruh pengelola ekonomi,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menekankan pentingnya eksekusi kebijakan yang cepat, tepat, dan pro masyarakat. “Kebijakan yang baik harus dieksekusi dengan akurat. Jika seluruh unsur bangsa bersatu, mulai pemerintah pusat hingga daerah, kita mampu melewati tantangan dan menuju masa depan emas,” pungkasnya.

Dengan penghargaan ini, Jawa Timur kembali menegaskan diri sebagai provinsi dengan kesiapan digital tertinggi di kawasan Jawa–Bali. Sistem fiskal yang semakin modern menjadikan Jatim rujukan nasional dalam digitalisasi pembayaran daerah dan penguatan tata kelola keuangan publik.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru