JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Penyanyi muda April DA7 kembali menjadi sorotan publik di tengah derasnya kritik dan komentar netizen terkait kehidupan pribadinya. Namun, alih-alih terpancing, April memilih merespons secara bijak dengan menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi diri.
Sikap tersebut disampaikan April di tengah aktivitasnya yang tetap produktif di industri hiburan, sekaligus menunjukkan ketahanan mentalnya menghadapi tekanan publik.
Sejak dikenal luas sebagai finalis Dangdut Academy 7, April DA7 kerap berada di bawah sorotan. Tidak hanya soal karya, kehidupan pribadinya juga tak luput dari perhatian warganet yang memicu beragam komentar, termasuk kritik tajam.
Meski demikian, April memilih untuk tidak larut dalam tekanan. Ia tetap fokus mengembangkan karier sebagai penyanyi dan terus aktif tampil di berbagai kesempatan.
Di tengah sorotan tersebut, April juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara karier dan pendidikan. Ia menyadari bahwa konsistensi dan pengembangan diri menjadi kunci untuk bertahan di industri hiburan.
“Intinya selama keluarga aku mendukung, aku aman-aman saja,” ujar April.
Ia juga menegaskan bahwa tidak semua kritik harus dimaknai sebagai serangan. “Ya kritik mereka aku jadikan masukan untuk evaluasi diri, karena gak selamanya kritikan kita artikan hujatan,” tuturnya.
Fenomena kritik terhadap figur publik, khususnya di media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi artis muda. Dalam konteks ini, sikap April DA7 dinilai mencerminkan kedewasaan dalam menghadapi tekanan digital yang kerap memicu polemik.
Pendekatan yang diambil April juga menunjukkan bahwa kritik dapat diolah menjadi energi positif untuk meningkatkan kualitas diri. Hal ini sekaligus menjadi contoh bagi generasi muda dalam menyikapi dinamika ruang publik yang semakin terbuka.
Di sisi lain, dukungan keluarga dan penggemar tetap menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas mental di tengah derasnya opini publik.
Sebagai penyanyi pendatang baru yang terus berkembang, April memilih menjadikan kritik sebagai pijakan untuk maju. Ia menegaskan akan tetap fokus berkarya dan tidak terpengaruh komentar negatif yang tidak membangun.
“Yang penting aku terus belajar dan kasih yang terbaik,” pungkasnya.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar