DPD RI Lia Istifhama Ingatkan Dampak Media Sosial pada Pariwisata Jawa Timur

Selasa, 17 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama menyampaikan pandangan tentang peran media sosial bagi pariwisata Jatim di Surabaya, Jumat (13/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama menyampaikan pandangan tentang peran media sosial bagi pariwisata Jatim di Surabaya, Jumat (13/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Lia Istifhama menegaskan media sosial kini menjadi faktor penentu citra pariwisata Jawa Timur, khususnya di mata wisatawan mancanegara yang mengandalkan platform digital sebagai referensi utama sebelum berkunjung.

Pernyataan itu disampaikan Lia di Surabaya, Jumat (13/2/2026), merespons dinamika promosi destinasi wisata yang semakin bergeser ke ruang digital. Menurutnya, persepsi yang terbentuk di media sosial dapat berdampak langsung terhadap minat kunjungan serta sektor ekonomi turunan seperti kuliner, perhotelan, hingga UMKM.

“Media sosial saat ini menjadi etalase pariwisata. Wisatawan mancanegara sangat bergantung pada apa yang mereka lihat dan baca. Jika citra yang muncul negatif, dampaknya bisa langsung terasa,” ujarnya.

Lia menilai promosi formal pemerintah tetap penting, namun tidak lagi cukup berdiri sendiri. Narasi positif yang dibangun masyarakat melalui pengalaman autentik dinilai lebih efektif dalam menciptakan kepercayaan publik.

Pandangan senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari. Ia menyebut media sosial sebagai instrumen utama dalam strategi promosi pariwisata modern.

“Kami mengajak masyarakat untuk turut membagikan pengalaman positif tentang pariwisata Jawa Timur. Cerita sederhana mengenai kenyamanan, keramahan, dan keindahan destinasi sangat berpengaruh,” kata Evy.

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan mayoritas wisatawan global mencari referensi destinasi melalui ulasan digital dan konten media sosial sebelum memutuskan perjalanan. Kondisi ini menuntut penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menjaga reputasi destinasi.

Jawa Timur sendiri memiliki beragam destinasi unggulan, mulai dari wisata alam, budaya, hingga religi. Namun, menurut Lia, tantangan terbesar bukan hanya pengembangan infrastruktur, melainkan menjaga persepsi publik di ruang digital agar tetap positif dan kredibel.

Dengan sinergi promosi resmi dan partisipasi warganet, Pemprov Jawa Timur optimistis daya saing pariwisata daerah akan meningkat di tingkat nasional maupun internasional.

“Citra yang baik di media sosial adalah investasi jangka panjang bagi pariwisata dan ekonomi daerah,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru