DPRD Jatim Sosialisasikan Lingkungan Belajar Ramah Anak di Gresik

Senin, 16 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Iwan Zunaih saat  foto bersama PAC dan PR Muslimat NU Kebomas di acara sosialisasi lingkungan belajar ramah anak di Hotel Horison Gresik, Minggu (15/6/2025). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

Ahmad Iwan Zunaih saat foto bersama PAC dan PR Muslimat NU Kebomas di acara sosialisasi lingkungan belajar ramah anak di Hotel Horison Gresik, Minggu (15/6/2025). | Dok Foto Ho/RadarBangsa

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Dalam upaya mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) XIII (Lamongan dan Gresik), Ahmad Iwan Zunaih, menggelar sosialisasi lingkungan belajar ramah anak di Hotel Horison, Jalan Kalimantan No. 12A, Yosowilangun, Kabupaten Gresik, Minggu (15/6/2025) sore.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kebomas. Dalam paparannya, Ahmad Iwan Zunaih menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam menciptakan sekolah yang bebas dari kekerasan, diskriminasi, dan tekanan psikologis.

“Anak-anak kita adalah generasi penerus bangsa. Mereka berhak mendapatkan lingkungan belajar yang mendukung kreativitas, rasa aman, dan perlindungan penuh dari kekerasan fisik maupun verbal,” ujar legislator Partai NasDem yang akrab disapa Gus Iwan itu.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan materi mengenai prinsip dasar lingkungan belajar ramah anak, mulai dari penerapan pendekatan positif dalam pembelajaran, pelibatan siswa dalam pengambilan keputusan, hingga pentingnya komunikasi yang sehat antara guru dan murid.

Gus Iwan menambahkan, DPRD Jawa Timur terus mendorong kebijakan yang mendukung pendidikan inklusif dan ramah anak melalui sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat. “Sinergi semua pihak menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan ramah anak,” tandasnya.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari peserta. Mereka berharap program serupa digelar secara berkelanjutan demi terwujudnya lingkungan pendidikan yang lebih baik di Gresik dan wilayah sekitarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak sekolah berkomitmen menjadi ruang tumbuh kembang yang ideal bagi anak-anak, sejalan dengan visi pembangunan manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.

Penulis : Agus/Rouf

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Berita Terbaru