Dugaan Napi Kendalikan Narkoba dari Lapas Lubuk Pakam, Kanwil Ditjenpas Sumut Akhirnya Buka Suara

Senin, 2 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam terkait dugaan pengendalian narkoba oleh napi, Senin (2/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Situasi Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam terkait dugaan pengendalian narkoba oleh napi, Senin (2/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LUBUK PAKAM, RadarBangsa.co.id – Dugaan pengendalian peredaran narkoba dari dalam Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam, Sumatera Utara, memasuki babak baru setelah informasi tersebut resmi ditindaklanjuti Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sumut, Senin (2/3/2026).

Kasus ini mencuat setelah narapidana berinisial P alias S dan HG alias A diduga mengendalikan aktivitas peredaran narkotika dari balik jeruji penjara. Isu tersebut memicu perhatian publik karena menyangkut integritas lembaga pemasyarakatan serta efektivitas sistem pengawasan di dalam lapas.

Pembina Keamanan Pemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sumut, Erwin Fransiskus Simangunsong, saat dikonfirmasi media menyatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut dan akan melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Informasi yang disampaikan rekan-rekan media tentu menjadi bahan bagi kami. Segera kami tindaklanjuti sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku,” ujar Erwin melalui pesan singkat kepada wartawan.

Namun, respons normatif tersebut dinilai belum sepenuhnya menjawab keresahan publik terkait dugaan praktik ilegal yang disebut berlangsung dari dalam lembaga pemasyarakatan. Masyarakat berharap adanya langkah konkret berupa pemeriksaan internal serta evaluasi pengawasan terhadap warga binaan berisiko tinggi.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Pakam, Hakim Sanjaya, belum memberikan keterangan resmi hingga berita ini diterbitkan, meskipun permintaan konfirmasi telah dikirimkan awak media. Sikap tersebut memunculkan sorotan terkait komitmen keterbukaan informasi publik di lingkungan pemasyarakatan.

Sejumlah pemerhati hukum menilai dugaan kendali narkoba dari dalam lapas menjadi ujian serius bagi reformasi sistem pemasyarakatan, khususnya dalam mencegah penyalahgunaan fasilitas oleh narapidana jaringan narkotika.

“Jika benar terjadi, maka harus ada tindakan tegas tanpa kompromi. Transparansi penanganan kasus menjadi penting agar kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan tidak semakin menurun,” ujar salah satu pemerhati hukum di Sumatera Utara.

Publik kini menanti realisasi janji tindak lanjut dari Kanwil Ditjenpas Sumut, termasuk kemungkinan pemeriksaan aparat internal maupun penindakan terhadap pihak yang terbukti terlibat.

“Penegakan aturan di dalam lapas harus berjalan konsisten. Jangan sampai penjara justru menjadi ruang aman bagi pengendali narkoba,” tegasnya.

Penulis : Dicky

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru