Dukung Pertumbuhan Pariwisata dan Maritim di Sumut, PLN Bangun 3 Anjungan Listrik Mandiri

Jumat, 13 Mei 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian tiga unit Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan maritim di Sumatera Utara.

Peresmian tiga unit Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan maritim di Sumatera Utara.

MEDAN, RadarBangsa.co.id –  PT PLN (Persero) menghadirkan tiga unit Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan maritim di Sumatera Utara. Ketiga ALMA tersebut berada di kawasan pariwisata Pelabuhan Ajibata – Parapat, Pelabuhan Tigaras, dan Pelabuhan Belawan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Utara (UIW Sumut) Pandapotan Manurung menjelaskan, pembangunan ALMA ini guna merespon tingginya kebutuhan listrik sektor maritim dan pariwisata di Sumatera Utara. “Kami berharap pengoperasian ALMA dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga dapat mendorong perekonomian setempat,” ungkapnya.

Pandapotan menjelaskan pembangunan ALMA merupakan bentuk konkret dari program Electrifying Marine PLN. Melalui program ini, pelanggan pada sektor pariwisata dan kelautan yang membutuhkan layanan listrik temporer seperti penerangan kapal, cold storage, serta kebutuhan listrik lainnya di lokasi dermaga, pelabuhan hingga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dapat dipenuhi oleh PLN.

“Program ini lahir sebagai wujud nyata transformasi PLN pilar Customer Focus dan Innovative dalam meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal,” ungkap Pandapotan.

Dia pun memberikan contoh dengan hadirnya ALMA, para pemilik kapal yang sedang bersandar di pelabuhan, tidak perlu lagi menghidupkan mesin  untuk penerangan selama tidak berlayar.

“Di samping berdampak dari sisi efisiensi bahan bakar karena sudah menggunakan listrik dari darat ketika kapal bersandar, Anak Buah Kapal (ABK) akan merasa nyaman karena tidak ada suara bising ketika kapal bersandar karena menggunakan listrik dari PLN,” ungkap Pandapotan.

Di sisi lain, General Manager PT Perikanan Indonesia Arif Hidayat mengapresiasi respons cepat PLN UIW Sumut dalam menanggapi keluhan dari para pemilik kapal.

“Dengan hadirnya ALMA ini dapat meningkatkan efisiensi dari sisi lifetime suku cadang serta penggantian oli mesin yang lebih panjang dikarenakan tidak perlu menyalakan mesin saat kapal bersandar,” ujar Arif Hidayat.

Prosesi penyalaan ALMA secara simbolis di Pelabuhan Belawan dilakukan oleh General Manager PLN UIW Sumatera Utara Pandapotan Manurung dan General Manager Perikanan Indonesia Arif Hidayat. Pada waktu bersamaan, di Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir dan Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun juga dilakukan prosesi penyalaan ALMA secara simbolis.

Berita Terkait

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal
BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya
Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:00

Cegah Abrasi, Jejak Bumi dan BP-GMN Tanam Mangrove di Pesisir Kendal

Kamis, 5 November 2026 - 20:53

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Berita Terbaru