Dunia Memanas, Khofifah dan Muslimat NU Desak PBB Segera Hentikan Perang

Minggu, 19 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Indar Parawansa bersama puluhan ribu Muslimat NU saat Harlah ke-80 di Masjid Al Jabbar Bandung, Sabtu (18/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Khofifah Indar Parawansa bersama puluhan ribu Muslimat NU saat Harlah ke-80 di Masjid Al Jabbar Bandung, Sabtu (18/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANDUNG, RadarBangsa.co.id – Di tengah memanasnya konflik global yang memicu korban sipil, krisis pangan, dan tekanan ekonomi dunia, Khofifah Indar Parawansa bersama puluhan ribu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) menyerukan langkah tegas kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB): perang harus segera dihentikan.

Seruan itu disampaikan dalam peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU di Masjid Al Jabbar, Bandung, Sabtu (18/4/2026). Momentum ini tak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga panggung moral untuk menyuarakan kepentingan kemanusiaan global.

“Surat yang dibacakan ini adalah seruan kita kepada dunia, kepada PBB agar berkomitmen menghentikan perang serta mewujudkan perdamaian,” tegas Khofifah.

Deklarasi tersebut memuat sembilan tuntutan penting, mulai dari penghentian konflik bersenjata, penguatan diplomasi damai, perlindungan warga sipil, hingga jaminan akses bantuan kemanusiaan seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Muslimat NU juga menyoroti pentingnya perlindungan tenaga medis, fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, serta keselamatan jurnalis di wilayah perang. Mereka meminta hukum internasional ditegakkan tanpa tebang pilih.

Bagi publik Indonesia, konflik global bukan isu yang jauh. Gejolak perang dapat berdampak pada naiknya harga bahan pokok, terganggunya rantai pasok, hingga ketidakpastian ekonomi yang dirasakan masyarakat sehari-hari.

Karena itu, tekanan moral dari organisasi masyarakat dinilai penting agar dunia internasional bergerak lebih cepat menghentikan kekerasan dan membuka jalan damai.

Khofifah menegaskan, Muslimat NU juga ingin menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam diplomasi dan penyelesaian konflik. Keterlibatan perempuan dinilai penting karena mereka kerap berada di garis depan pemulihan keluarga dan komunitas pascaperang.

Sebagai tindak lanjut, surat deklarasi akan dikirimkan secara kolektif ke PBB bersama jejaring organisasi perempuan lainnya.

Tak hanya bicara isu global, Khofifah juga menekankan penguatan ekonomi anggota Muslimat NU melalui kolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI), seperti program haji, umrah, dan layanan pembiayaan emas.

“Kehadiran BSI diharapkan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi ibu-ibu Muslimat NU,” ujarnya.

Di akhir acara, Khofifah menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Muslimat NU yang terus mendukung kiprah perempuan dalam organisasi, masyarakat, dan bangsa.

“Semoga seluruh energi yang kita dedikasikan menjadi manfaat bagi bangsa dan kemanusiaan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru