Festival Kita Bisa, Panggung Prestasi Anak Disabilitas di Banyuwangi

Selasa, 16 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak disabilitas menunjukkan bakat seni dan olahraga saat Festival Kita Bisa di Banyuwangi Park. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Anak-anak disabilitas menunjukkan bakat seni dan olahraga saat Festival Kita Bisa di Banyuwangi Park. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat komitmen menghadirkan ruang publik yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Festival Kita Bisa yang memberi panggung ekspresi bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk menunjukkan bakat dan prestasi mereka di ruang terbuka.

Festival yang digelar di Banyuwangi Park, Selasa (13/12/2025), menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional. Kegiatan ini menampilkan beragam pertunjukan seni dan olahraga, mulai dari lomba lari, pembacaan puisi, hingga pertunjukan menyanyi yang seluruhnya dibawakan oleh anak-anak berkebutuhan khusus.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa festival tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol komitmen daerah dalam memastikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak. Menurutnya, keterbatasan fisik maupun intelektual tidak boleh menjadi penghalang untuk berprestasi dan berpartisipasi di ruang publik.

“Keterbatasan mereka bukanlah kekurangan. Justru dari sanalah lahir prestasi yang membanggakan kita semua. Festival ini adalah wujud komitmen Pemkab Banyuwangi untuk memberi kesempatan yang setara bagi seluruh anak,” kata Ipuk.

Ipuk menambahkan, kebijakan inklusif di Banyuwangi tidak berhenti pada kegiatan festival. Pemerintah daerah secara rutin menggelar Rembug Disabilitas untuk menyerap aspirasi langsung dari penyandang disabilitas sebagai dasar perumusan kebijakan. Selain itu, program sekolah inklusif terus diperluas agar peserta didik berkebutuhan khusus dapat belajar di sekolah reguler bersama teman sebaya.

“Kami juga menyediakan Beasiswa Banyuwangi Cerdas, termasuk bagi pelajar difabel berprestasi, serta membuka peluang bagi difabel untuk berkarier sebagai ASN. Pemerintah hadir untuk menjembatani mimpi mereka,” ujar Ipuk.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan pendidikan yang aman dan saling menghargai. Praktik perundungan, penghinaan, dan kekerasan terhadap anak dengan keterbatasan, tegas Ipuk, tidak boleh terjadi di Banyuwangi.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menyampaikan Festival Kita Bisa menjadi bagian penting dalam penguatan pendidikan inklusif. “Kegiatan ini memberi ruang bagi anak-anak disabilitas di sekolah reguler agar bakat dan potensinya tersalurkan sekaligus diapresiasi,” katanya.

Saat ini Banyuwangi memiliki 173 satuan pendidikan inklusif dengan 1.275 siswa berkebutuhan khusus yang didampingi sekitar 250 guru pembimbing khusus. Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, pemerintah daerah berharap layanan pendidikan inklusif di Banyuwangi semakin berkualitas dan berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru