Gelombang Besar Haji Lamongan Dimulai, 5 Kloter Dilepas Serentak

Rabu, 29 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan resmi memberangkatkan jamaah haji 2026 dengan lima kloter sekaligus pada Rabu (29/4). Pemberangkatan ini menjadi momentum penting layanan publik keagamaan, sekaligus ujian kesiapan logistik, kesehatan, dan manajemen perjalanan ribuan jamaah.

Prosesi pelepasan kloter 30 dan 31 dipimpin langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Pendopo Lokatantra. Ia menegaskan, keberangkatan ini merupakan penantian panjang masyarakat yang akhirnya terwujud.

“Hari ini adalah panggilan Allah SWT yang telah dinantikan. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar dan jamaah dapat beribadah dengan khusyuk,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Peningkatan jumlah jamaah tahun ini menjadi sorotan. Data Kementerian Agama mencatat total jamaah Lamongan mencapai 2.758 orang, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan ini dinilai mencerminkan daya ekonomi masyarakat yang semakin membaik.

Namun di sisi lain, lonjakan jumlah jamaah juga menuntut kesiapan layanan yang lebih matang. Mulai dari transportasi, pengaturan kloter, hingga layanan kesehatan menjadi faktor krusial untuk mencegah gangguan selama perjalanan ibadah.

Kepala Kantor Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur, menjelaskan bahwa jamaah terbagi dalam delapan kloter, yakni kloter 30 hingga kloter 37. Lima kloter diberangkatkan hari ini, sementara sisanya dijadwalkan bertahap hingga Jumat.

“Tahun ini kami mengusung konsep Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Ini penting karena banyak jamaah masuk kategori rentan,” jelasnya.

Sebagai bagian dari kebijakan nasional, pemerintah juga menerapkan skema murur dan tanazul. Skema ini bertujuan mengurangi beban fisik jamaah saat puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Untuk mendukung pelayanan, puluhan petugas disiagakan, mulai dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), tenaga kesehatan, hingga pembimbing ibadah. Kehadiran mereka menjadi kunci menjaga keselamatan jamaah, terutama lansia.

Dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Dengan sistem yang lebih tertata, risiko keterlambatan, kelelahan ekstrem, hingga gangguan kesehatan dapat ditekan.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Lamongan juga memberikan apresiasi kepada jamaah tertua dan termuda sebagai simbol inklusivitas layanan.

“Kami berharap seluruh jamaah kembali dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” pungkas Pak Yes.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Berita Terbaru