Gubernur Jawa Timur Khofifah Tinjau Pembangunan Spillway Sungai Tanggul di Jember

Sabtu, 13 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalami pekerja proyek spillway Sungai Tanggul di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Jember, Sabtu (13/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalami pekerja proyek spillway Sungai Tanggul di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Jember, Sabtu (13/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau pembangunan spillway Sungai Tanggul di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Sabtu (13/9/2025). Proyek ini ditargetkan mampu mengembalikan aliran sungai lama sehingga 1.046 hektare sawah petani dapat kembali terairi dengan baik.

Pasca banjir besar tahun 2019, alur Sungai Tanggul mengalami perubahan signifikan. Terbentuknya muara baru menyebabkan air langsung mengalir ke laut tanpa melewati sawah warga. Akibatnya, ribuan hektare lahan pertanian kehilangan suplai air, dan produktivitas petani menurun drastis.

Sejak itu, pemerintah provinsi bersama masyarakat melakukan berbagai langkah perbaikan, termasuk pembebasan lahan di Desa Paseban pada tahun 2022, untuk mempermudah proses pembangunan spillway.

Khofifah menyebut pembangunan spillway ini menelan anggaran Rp15,6 miliar dari APBD Jawa Timur. Selain mengairi kembali lahan sawah, infrastruktur tersebut berfungsi mengendalikan debit banjir sekaligus mencegah kerusakan alur sungai akibat adanya muara baru.

“Pembangunan spillway ini harus dilakukan agar aliran Sungai Tanggul bisa kembali mengairi 1.046 hektare sawah di wilayah ini,” ujarnya.

Pekerjaan meliputi pemasangan beton bertulang dengan tinggi mercu 2,5 meter berbentuk ogee, panjang 47,5 meter, serta lebar 5,3 meter. Selain itu, dilakukan pemasangan sistem panel serbaguna pada sayap pelimpah, pembangunan pintu penguras berbahan fiberglass, retaining wall, bored pile, hingga mobilisasi alat berat.

Hingga pertengahan September 2025, progres pembangunan tercatat mencapai 55,26 persen. Tahapan yang dibiayai APBD Jatim Tahun Anggaran 2025 ini ditargetkan selesai dalam 270 hari kalender, atau pada 21 Desember 2025 mendatang.

“Jika proyek selesai tepat waktu, maka musim tanam Januari mendatang sudah bisa berjalan dengan irigasi yang baik. Dengan begitu siklus pertanian kembali normal, produksi pangan meningkat, dan ketahanan ekonomi masyarakat makin kuat,” terang Khofifah.

Menurut Khofifah, pembangunan spillway Sungai Tanggul sejalan dengan instruksi pemerintah pusat agar daerah memperkuat ketahanan pangan melalui pemetaan lahan dan peningkatan produksi. Infrastruktur tersebut juga diharapkan mampu mengurangi risiko kekeringan maupun banjir yang kerap terjadi di kawasan Jember bagian selatan.

“Spillway ini bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan Jawa Timur,” tambahnya.

Masyarakat sekitar menyambut baik pembangunan spillway. Masduki, salah satu petani Desa Paseban, menyebut proyek tersebut sebagai harapan baru bagi petani yang selama bertahun-tahun bergantung pada aliran Sungai Tanggul.

“Terima kasih Ibu Gubernur Khofifah. Sangat bermanfaat dan memang kami, khususnya para petani, sangat membutuhkannya,” ungkap Masduki.

Harsono, warga Kecamatan Kencong, berharap manfaat spillway benar-benar dirasakan petani. Ia menambahkan dengan penuh optimisme:
“Semoga aliran sungai kembali maksimal untuk pengairan. Kalau sawah terairi, kami yakin kesejahteraan petani juga ikut meningkat,”tambahnya

Sementara itu, Khofifah menutup kunjungannya dengan pesan tegas kepada seluruh jajaran pelaksana proyek.

“Pastikan pekerjaan selesai tepat waktu, karena setiap tetes air yang kembali mengalir ke sawah adalah kehidupan bagi petani dan masa depan pangan Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru