Gubernur Khofifah Apresiasi Aisyiyah Dukung Ketahanan Pangan Berbasis Qaryah Thayyibah

- Redaksi

Rabu, 2 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah apresiasi Aisyiyah atas perannya dalam ketahanan pangan berbasis qaryah thayyibah di Jatim.

Gubernur Khofifah apresiasi Aisyiyah atas perannya dalam ketahanan pangan berbasis qaryah thayyibah di Jatim.

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan apresiasi kepada Aisyiyah atas kontribusinya dalam penguatan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan berbasis qaryah thayyibah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Milad Aisyiyah ke-108 yang mengusung tema “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Qaryah Thayyibah untuk Jawa Timur Mandiri dan Sejahtera” di Aisyiyah Training Center, Pasuruan, Selasa (1/7/2025).

Menurut Khofifah, komitmen Aisyiyah terhadap sektor pangan terlihat nyata melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jatim, serta perjanjian kerja sama antara Aisyiyah dan 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim.

“Hari ini, banyak kepala OPD yang hadir. Sepanjang saya menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, ini merupakan MoU terbanyak yang pernah kami lakukan sekaligus,” ungkap Khofifah.

Ia menilai, tingginya kepercayaan terhadap Aisyiyah mencerminkan kerja nyata dan komitmen organisasi tersebut dalam memperkuat ketahanan serta pemberdayaan masyarakat.

“Aisyiyah tidak hanya menginisiasi, tetapi telah melaksanakan program-program ketahanan pangan berbasis qaryah thayyibah yang konkret dan memberi dampak langsung,” imbuhnya.

Khofifah juga menekankan pentingnya perluasan akses pasar bagi produk-produk lokal yang dihasilkan komunitas binaan Aisyiyah. Ia berharap sinergi ini terus diperluas dan dikembangkan.

“Kalau produksinya makin banyak, tentu kita perlu memperluas akses pasarnya. Di sinilah peran pemerintah untuk ikut mendukung,” katanya.

Ia juga menyoroti perlunya penguatan dari sisi intelektual dan akademik, mengingat Aisyiyah telah membangun ekosistem pembelajaran di tengah masyarakat.

“Ekosistemnya sudah ada, tinggal bagaimana kita bisa menggerakkan lini paling bawah secara maksimal,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp32,16 Miliar untuk Warga Ngawi, Perkuat Perlindungan Sosial dan Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
Gus Fawait: Oplah dan Irigasi Pompa Jadi Kunci Penguatan Ketahanan Pangan Jember
Pelayanan Prima RSUD R.T Notopuro Sidoarjo, Survey Kepuasan Masyarakat Tembus 96.92
Khofifah Turun ke Sungai, 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Hari Lingkungan Hidup 2026
Bersama 1.125 Warga, Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Halaman Kepatihan Ngawi, Pastikan Keterjangkauan Bahan Pokok di Bawah Harga Pasar
Diserbu Warga, Pasar Murah Khofifah di Ngawi Jual Beras, Minyak dan Cabai di Bawah Harga Pasar
Gubernur Khofifah Pantau Langsung Verifikasi SPMB di Madiun, Pastikan Proses Pengambilan PIN Berjalan Lancar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:57 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp32,16 Miliar untuk Warga Ngawi, Perkuat Perlindungan Sosial dan Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:23 WIB

Gus Fawait: Oplah dan Irigasi Pompa Jadi Kunci Penguatan Ketahanan Pangan Jember

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:11 WIB

Pelayanan Prima RSUD R.T Notopuro Sidoarjo, Survey Kepuasan Masyarakat Tembus 96.92

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:43 WIB

Khofifah Turun ke Sungai, 1.125 Warga Angkut 10 Ton Sampah di Hari Lingkungan Hidup 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:36 WIB

Bersama 1.125 Warga, Gubernur Khofifah Pimpin Aksi Bersih Sampah dan Tanam Pohon di Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Berita Terbaru