Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Masjid Al-Akbar, Ratusan Warga Antre Buru Sembako Murah Jelang Ramadhan

Senin, 16 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga antre dalam Pasar Murah jelang Ramadhan di Masjid Al-Akbar Surabaya, Minggu (15/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ratusan warga antre dalam Pasar Murah jelang Ramadhan di Masjid Al-Akbar Surabaya, Minggu (15/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Ratusan warga memadati kawasan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (15/2), untuk mengikuti Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dipimpin langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebagai langkah konkret pengendalian inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok menjelang Ramadhan.

Sejak siang, antrean mengular di halaman masjid. Mayoritas warga yang hadir merupakan ibu rumah tangga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Momentum jelang bulan suci dinilai menjadi faktor utama meningkatnya permintaan.

Khofifah menegaskan, ketersediaan pasokan pangan di Jawa Timur dalam kondisi aman. Namun, lonjakan kebutuhan konsumsi rumah tangga menjelang Ramadhan kerap memicu kenaikan harga di tingkat pasar.

“Supply aman, stok aman. Antusiasme ini karena kebutuhan meningkat menjelang Bulan Suci Ramadhan dan puasa,” ujarnya di sela kegiatan.

Dalam pasar murah tersebut, beras premium dijual Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp11.000 per kilogram. Minyak goreng dipatok Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram. Telur ayam ras dijual Rp22.000 per pack.

Sejumlah komoditas hortikultura dan protein hewani juga ditawarkan lebih rendah dari harga pasar. Daging ayam ras dijual Rp30.000 per kilogram, sementara harga pasaran telah menyentuh Rp40.000 per kilogram. Cabai merah besar dijual Rp20.000 per kilogram dari harga pasar sekitar Rp40.000, sedangkan cabai rawit merah Rp40.000 per kilogram dari harga pasar Rp80.000.

Menurut Khofifah, intervensi harga melalui pasar murah menjadi instrumen penting dalam strategi pengendalian inflasi daerah. Selain menjaga daya beli masyarakat, langkah ini juga memperkuat ketahanan pangan di tengah fluktuasi harga musiman.

Ia meminta distributor dan pemasok mempercepat distribusi agar keseimbangan antara permintaan dan pasokan tetap terjaga. Koordinasi lintas kabupaten/kota, pelaku usaha, hingga pemangku kepentingan lain terus diperkuat untuk memastikan stabilitas harga hingga Idul Fitri.

Pemprov Jatim, lanjutnya, akan menggencarkan operasi pasar dan pasar murah di berbagai daerah selama Ramadhan. Kebijakan ini diharapkan memberi rasa tenang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani lonjakan harga.

“Masyarakat biasanya menstock lebih banyak bahan pokok selama Bulan Ramadhan. Insya Allah stabilitas harga terus kita jaga agar masyarakat dapat menyambut dan menjalankan Ramadhan dengan khusyuk, tenang, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru